TRIBUNNEWS.COM - Setelah melewati sekian lama musim kemarau dan bencana kabut asap, akhirnya beberapa hari terakhir hujan mulai turun. Suatu pertanda kalau musim hujan sudah dimulai.
Namun bukan soal datangnya musim hujan yang akan berpotensi menimbulkan bencana banjir, yang akan dibahas kali ini.
Melainkan, soal permasalahan yang lebih ringan, menyenangkan tapi mendalam, yakni bermain hujan-hujanan, apakah bermanfaat atau justru menyebabkan penyakit, seperti yang kerap kita dengar selama ini.
Ustadz Budi Ashari Lc, seperti dikutip dari parentingnabawiyah.com, malah mengajak siapapun untuk bermain hujan-hujanan.
"Pasti yang paling senang anak-anak kita. Ayo nak, hujan-hujanan....," ujarnya.
Dikatakan, karena hal ini bukan sekadar sebuah kesenangan bermain dengan rintik dari langit yang memang sangat menyenangkan.
Juga bukan sekadar penelitian ilmiah tentang manfaat hujan, yang baru hangat dibahas hari-hari ini.
Namun, hal ‘sepele’ ini perlu dibahas karena anak-anak pasti senang hujan-hujanan.
Sementara para orangtua hari ini cenderung berkata: jangan, nanti sakit, nanti masuk angin, nanti demam, nanti pilek, dan seterusnya.
Apakah itu konsep parenting yang benar?