CNN Indonesia | Minggu, 11/08/2019 14:15 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan Panitia Khusus (Pansus) pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta untuk segera menentukan wakil gubernur DKI Jakarta yang telah kosong selama hampir setahun.
Anies tidak ingin Pansus tercatat dalam sejarah sebagai Pansus yang gagal dalam menyelesaiakan tugasnya.
"Jangan sampai nanti pansus tercatat dalam sejarah sebagai pansus yang gagal menyelesaikan tugasnya, karena anggota dewan yang lain tentu menunggu dari Pansus," ujar Anies di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta, Minggu (11/8).
Pansus pemilihan Wakil Gubernur bertugas menyelesaikan draf tata tertib (tatib) pemilihan wakil gubernur. Namun, sampai saat ini, draf tatib tidak berjalan atau mentok karena belum digelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab).
Kursi wakil gubernur kosong sejak ditinggalkan Sandiaga Uno pada Agustus 2018. Sandiaga Uno mundur karena maju snebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.
Lihat juga: Anies Harap Wagub Terpilih Sebelum DPRD 2014-2019 Berakhir
Menurut Anies, proses pemilihan wakil gubernur DKI ditentukan Pansus. Dia berharap sidang bisa segera digelar lantaran masa kerja anggota DPRD periode 2014-2019 akan segera habis.
"Kita tunggu saja, saya percaya Dewan tuntaskan segera," tuturnya.
Anies mengaku keteteran selama setahun bekerja, karena tanpa wagub. "(Secara) Manajemen ada pembagian tugas. Kalau acara banyak sekali, badan cuma satu, sebagian tugas protokoler kalau ada wakil bisa berbagi," katanya.
Lihat juga: Usai Salat Idul Adha, Anies Baswedan Serahkan Sapi 1,2 Ton
Partai pengusung yakniPKS dan Gerindra sudah menyodorkan dua nama pengganti Sandiaga, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.
Wakil Ketua Pansus Pemilihan Wakil Gubernur DKI, Bestari Barus, sebelumnya mengatakan untuk pengesahan tata tertib pemilihan wakil gubernur masih menunggu jadwal rapat pimpinan gabungan .
Dua pekan lalu, rapat paripurna pengesahan tatib kembali ditunda. penundaan itu merupakan yang ketiga kali. Salah satu alasan yang membuat rapimgab belum dilaksanakan menurut Bestari ialah jadwal dari Sekretaris Dewan (Sekwan) yang belum kunjung keluar.
[Gambas:Video CNN] (sas/ugo)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA Berita Daerah Terbaru
SAAT INI
Eks pimpinan KPK, Busyro Muqoddas mengatakan SP3 kasus BLBI jadi bukti tumpulnya penegakan hukum akibat hasil revisi UU KPK.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER