VIVA – YouTube telah mengumumkan akan menghapus semua konten yang mengklaim kecurangan hasil Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) pada November lalu. Padahal, Mahkamah Agung (MA) belum memberikan keputusan akhir tentang hasil pemilu tersebut.
Dikutip dari situs Russia Today, Kamis, 10 Desember 2020, Presiden AS Donald Trump masih menunggu hasil gugatan di Mahkamah Agung untuk membatalkan kemenangan Joe Biden. Langkah berbeda justru dilakukan YouTube yang sudah menganggap Joe Biden sebagai pemenang Pilpres AS.
Baca: Presiden Terpilih AS Joe Biden dalam Bahaya
"Kami akan mulai menghapus konten apa pun yang diunggah hari ini maupun kapan saja yang menyesatkan dengan tuduhan penipuan atau kesalahan suara yang mengubah hasil Pemilihan Presiden AS 2020," demikian keterangan resmi YouTube.