Wong Kito
Cerita Ibu Bocah SD di Palembang yang Tulis Puisi untuk Presiden Jokowi, Kami Terkejut Jadi Viral
"Saya saja terkejut karena menang lomba ini sudah lama. Uangnya juga sudah dapat sejak Oktober lalu," kata ibu Wahyu Hendrawan.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Wahyu Hendrawan mendadak viral di media sosial beberapa hari terakhir lantaran menulis puisi untuk Presiden Joko Widodo.
Ternyata, keseharian pelajar SDN 204 Palembang itu tidak berbeda dengan anak seusianya, tetapi memang sudah memperlihatkan bakat di bidang menulis.
Puisi untuk Presiden Jokowi berjudul Sepeda, Ikan dan Batubara mengantarkan Wahyu menadi Juara 2 Loba Karya Tulis Ekologi.
Baca juga: Kelamaan Pergi Tugas, Anggota TNI Ini Pulang Hadiri Nikahan Adiknya Masih Pakai Seragam Loreng
Septi Indah Lestari (34) ibu Wahyu Hendrawan mengaku ia terkejut ketika anaknya mendadak viral karena puisi tersebut.
"Saya saja terkejut karena menang lomba ini sudah lama. Uangnya juga sudah dapat sejak Oktober lalu," katanya.
Lanjut Septi, keikutsertaan anaknya mengikuti lomba itu pun ia tidak tahu.
"Itu yang daftarkan lomba pamannya. Saya tahu pun sudah menang saat itu. Saya ini kan kerja sebagai buruh rumah tangga jadi anak saya lebih banyak dengan pamannya.
Ayahnya seorang supir ekspedisi antar kota jadi jarang pulang," jelas dia.
Baca juga: Beli Sofa Online Tunggu 2 Minggu, Saat Datang Wanita Ini Tertawa Geli Ini Menjengkelkan
Lanjut Septi membenarkan kalau puisi yang ia tulis memang sesuai dengan keadaan yang terjadi saat ini disekitar lingkungannya.
"Daerah kami itu memang dekat dengan anak sungai, rawa dan saat ini untuk mencari ikan sulit karena banyak orang cari pakai disetrum, lingkungan juga sudah tercemar," tegasnya.
Dikatakan Septi, siswa kelas 4 SD ini dalam kesehariannya suka memancing dan menulis.
"Kalau mancing, dia ini memang hobi memancing. Pagi-pagi kalau sudah bangun tidur langsung pergi memancing ke rawa, anak sungai yang ada disekitar rumah," ujar ibu berusia 34 tahun ini.
Ia mengaku setiap hari pasti anaknya selalu menyempatkan untuk memancing.
"Kalau mancing kadang dapat ikan seluang. Kalau dapat ikannya digoreng untuk dimakan," beber dia.
Baca juga: Jelang Pilkada Ogan Ilir, Ini Nama-nama Anggota Komisioner KPU dan Bawaslu Ogan Ilir
Lanjut dia, Wahyu juga tumbuh seperti anak-anak normal lainnya. "Ya, tiap hari seperti biasa dia juga main sama teman-teman. Nanti kalau sudah abis zuhur ia pergi ngaji dan habis mengaji main lagi," ungkap dia.
Kalau saat memasuki waktu magrib, ia selalu pergi ke musholla.
"Kalau hobi menulis dia ini juga suka nulis di dinding rumah, nulis di kertas juga suka tapi dia tak pernah kasih tahu karena malu disimpannya saja," bebernya.
Tambah ibu Wahyu, memang anaknya ini ingin sekali punya sepeda.
"Saat ini ada sepedanya tapi banyak rusaknya. Pernah ia kalau nonton Pak Jokowi suka bagi-bagi sepeda. Ia pun pernah mau minta sepeda dengan Pak Jokowi," tegas dia.
Baca juga: Diawali Bohlam Pecah dan Sambar Pakaian, Kebakaran di Kayuagung OKI Nyaris Hanguskan Satu Rumah
Puisi yang berjudul Sepeda, Ikan dan Batubara ini mendadak viral pasca menang Juara 2 Lomba Karya Tulis Ekologi.
Saat dikonfirmasi ke sekolah, Plt Kepala SDN 204 Palembang, Komariah membenarkan siswa yang bersangkutan benar adalah siswanya.
"Ya, benar memang itu siswa kita. Dan kemarin sudah didatangi ibu Kabid SD Juita yang telah datang ke rumah anak tersebut," ujarnya, Sabtu (5/12/2020).
Komariah mengatakan memang beberap bulan lalu pihak sekolah sudah menerima izin dari yang bersangkutan meminta ke sekolah.
"Sudah lama ini sebenarnya. Siswa yang bersangkutan meminta izin untuk ikut lomba ke sekolah tapi kita tidak tahu ikut lomba apa. Isi puisinya juga kita tidak tahu," jelas dia.
Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Viral Siswa SDN 204 Palembang Tulis Puisi Menyindir Jokowi, Pernah Mau Minta Sepeda ke Pak Presiden
Wahyu Hendrawan
Wahyu
SDN 204 Palembang
PUISI
Presiden Joko Widodo
Presiden Jokowi
memancing
Human Interest Story
viral di media sosial
|Mengenal Sisca Angrini, Dosen, Seniman & Pengusaha Henna di Palembang, Berawal dari Hobi Menggambar|
|Mengenal Monika Lavender Anak Kurmin Halim, Fotografer Cantik Alumni RMIT University di Australia|
|Siapa Tere Liye? Inilah Sosok di Balik Nama Tere Liye, Penulis Buku Berbakat Asal Kabupaten Lahat|
|Mengenal Ahmad Rizali, Jeme Pagaralam, 'Orang Pasar' yang Kini Menjabat Kadis Perdagangan Sumsel|
|Mengenal Sosok Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud, 'Jadi Betino Harus Pintar Harus Biso Kerjo'|