Jakarta
-
Masalah BPJS Kesehatan tidak ada habisnya. Program asuransi kesehatan yang menaungi seluruh masyarakat Indonesia itu masih menderita defisit yang cukup besar.
Padahal, pemerintah telah menyuntikkan dana ke BPJS Kesehatan sebesar Rp 10,1 triliun. Penyuntikan tahap pertama sebesar Rp 4,9 triliun dan tahap kedua Rp 5,2 triliun.
Namun BPJS Kesehatan mengakui keuangannya masih berdarah-darah. Defisit hingga akhir tahun nanti diperkirakan mencapai Rp 28 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dibikin pusing oleh masalah ini. Bahkan ada hal yang membuat dia jengkel. Apa itu? Baca selengkapnya di sini: