VIVA – Buya Ahmad Syafii Maarif menegaskan, siapa pun penyebar hoaks, terutama The Family Muslim Cyber Army (MCA), atau kelompok yang menyebarkan ujaran kebencian berkonten SARA dan berita bohong di media sosial, tidak membawa atau memakai nama Islam.
Hal ini disampaikan Buya Syafii Maarif usai menghadiri acara bedah buku Islam dalam Bingkai Keindahan dan Kemanusiaan di Universitas Negeri Padang, Kamis sore 1 Maret 2018.
Menurut pendiri Maarif Institute dan mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu, dalam kondisi saat ini, Islam bisa saja disalahgunakan oleh orang yang tidak jujur. Maka demikian, lebih baik tidak mengaku Islam, karena beragama itu jujur, dan kalau tidak jujur Tuhan tidak meridhoi.