Kasus ini terungkap setelah orang tua S mendapati anaknya tengah dipromosikan kepada pria hidung belang di medsos. Orang tua S kemudian melapor ke Polsek Tamalate, Makassar, dan menggerebek S yang tengah dijual kepada pria hidung belang di sebuah wisma di kawasan Andi Tonro, Makassar, pada Jumat (27/11) lalu, sekitar pukul 01.00 Wita.
Saat itu keluarga korban S curiga dengan gerak-gerik putrinya yang kerap bepergian hingga tengah malam.
"Unit opsnal Polsek Tamalate bersama keluarga korban ke Wisma Aandi Tonro Home," ujar Kapolsek Tamalate Kompol Arifuddin.
Tak berselang lama, polisi unit opsnal Polsek Tamalate kemudian membawa korban ke Unit PPA Polrestabes Makassar guna pemeriksaan lebih lanjut. "Dibawa ke Polrestabes tidak lama kemudian," katanya.
Dari penelusuran terungkap, korban S dijual dengan tarif Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. F lalu menggunakan uang itu untuk berfoya-foya.
(nvl/jbr)