Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra) Fadhli Harahab yakin bahwa nantinya pengganti Juliari tetap diberikan kepada PDIP. "Kalo bicara stok kader, PDIP banyak banget pilihannya. Tinggal tunjuk dari kepala daerah berprestasi sampai struktur partai. Tapi aku lihat Bu Risma (Tri Rismaharini) lebih berpeluang (gantikan Juliari sebagai Mensos)," kata Fadhli
saat dihubungi SINDOnews, Kamis (10/12/2020).
Menurut Fadhli, peluang Risma menggantikan Juliari cukup terbuka lebar, mengingat Risma juga dalam waktu yang tak terlalu lama lagi bakal melepas jabatan sebagai Wali Kota Surabaya.
(Baca juga: Sempat Diburu, Mensos Juliari Batubara Akhirnya Datang ke Gedung KPK ).
Baca Juga:
- KPK Konfirmasi Aliran Uang untuk Juliari Batubara lewat Mantan Sesprinya
- Hadiri HUT ke-17 Tagana, Mensos Tekankan Peran Penting Tagana sebagai Kearifan Lokal
- Usut Kasus Suap Bansos Covid-19, KPK Panggil Eks Sespri Juliari Batubara
Selain itu, kata Fadhli, Risma juga dinilai sebagai salah satu kader PDIP yang 'disenangi' Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Prasyaratnya cukup lengkap. Dengan model kepemimpinan yang turun ke bawah, Bu Risma pasti langsung diterima Pak Jokowi jika Bu Mega menyodorkan nama beliau di kabinet," ujarnya.
Analis Sosial Politik asal UIN Jakarta ini juga menilai, calon pengganti Juliari tak hanya Risma . Ia melihat, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas juga cukup berpeluang. Sama seperti Risma , Azwar Anas juga akan paripurna sebagai kepala daerah setelah dua periode memimpin Banyuwangi.
(Baca juga: MUI Ungkap Alasan Mensos Juliari Bisa Diancam Hukuman Mati ).
"Hanya kalau mau dikomparasikan, sepertinya lebih gol ke Bu Risma . Simulasinya Kemensos pernah sukses diemban menteri perempuan, Khofifah Indar Parawansa . Nah, Pak Azwar ada potensi ditarik ke Jakarta sebagai penantang Anies Baswedan . Tapi over all, Pak Jokowi nggak pusing-pusing amat kalau cari pengganti menteri dari PDIP," pungkasnya.
(zik)