CNN Indonesia | Senin, 14/01/2019 13:37 WIB
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Ikatan Dai Aceh Tgk Marsyuddin Ishak gagal mendapatkan respons tegas terkait tes baca Alquran dari Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dia mendatangi kantor BPN di Jalan Kertanegara, Jakarta, namun tidak ada anggota timses Prabowo-Sandi yang memberikan keterangan.
"Dari pihak sekretariat tadi bilang Bapak (Prabowo) sedang di luar mempersiapkan acara yang besar. Mungkin ini akan dirapatkan kembali, " ucap Marsyuddin di ruang mediaBPN Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta, Senin (14/1).
Marsyuddin tidak ingin menanggapi secara negatif. Dia mengaku akan mencoba meminta respons di lain kesempatan.
"Mungkin terlalu sibuk. kami bersabar aja. Kita jadwalkan kembali, " kata dia.
Lihat juga: Tagih Respons Tes Baca Alquran, Dai Aceh Akan Datangi Timses
Sejauh ini, Marsyuddin mengatakan kedua paslon maupun timsesnya sudah memberikan respons. Akan tetapi, itu baru melalui media massa.
Dia mengaku belum mendapat respons langsung dari paslon maupun timsesnya. Oleh karena itu dia sengaja datang ke Jakarta agar memperoleh respons secara langsung.
"Kami butuh resminya, " Ujar Marsyuddin.
Usai dari kantor BPN Prabowo-Ssndi, Marsyuddin akan menuju kantor Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta.
Lihat juga: Romahurmuziy Pertanyakan Keengganan Prabowo Tes Baca Alquran
Tujuan kedatangan Marsyuddin sama, yakni meminta respons secara langsung terkait kesiapan Jokowi-Ma'ruf menghadiri tes baca Alquran.
"Setelah zuhur Insyaallah ke sana. Kami semua silaturahmi. Juga ke KPU, insyaallah," Kata Marsyuddin.
Marsyuddin menganggap tes baca Alquran penting untuk dilaksanakan. Terutama ketika politik identitas mengisi ruang publik setiap hari.
Dia mengklaim masyarakat Aceh memiliki beban moral untuk menyikapi fenomena tersebut.
Lihat juga: KPU Tak Masalah Tes Baca Alquran bagi Capres-Cawapres
"Yang paling parahnya adalah ada beberapa kalangan yang mengkafirkan kalangan yang lain dan ada statement kalau milih si A masuk surga milih si B masuk neraka," kata Marsyuddin
"Kami Aceh harus ikut berbuat dalam hal ini, kami datang ke kedua calon kami undang ke Aceh untuk di tes baca Alquran," lanjutnya. (bmw/wis)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA Berita Daerah Terbaru
SAAT INI
Sidney membuka kemungkinan lone wolf mungkin terjadi lagi karena penyebaran paham radikalisme hingga perekrutan kelompok teror di media sosial.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER