Merdeka.com - Tokoh Papua, Thaha Alhamid mengkritik pembangunan di Papua yang dibanggakan pemerintahan Jokowi. Padahal menurut dia, pembangunan saat ini salah sasaran.
Thaha menilai, pembangunan Papua belum mencukupi kebutuhan dasar warga lokal. Salah satunya mengenai pembangunan jalan yang menurutnya tidak perlu.
"Dibikin jalan di tengah hutan, 20 tahun lagi orang tidak akan jalan, ada sapi ada babi di situ, biar sudah, sapi dan babi yang melihat aspal itu," ujarnya dalam diskusi Setelah Otonomi Khusus, ‘Apa Lagi Jurus Untuk Papua?’ Sabtu (5/12).
Menurutnya, membangun jalan-jalan di tengah hutan Papua seperti merampok negara dengan cara legal. Dia khawatir tak ada lembaga pengawas negara yang berani mengontrol.
"Bangun jalan-jalan di tengah hutan saya punya bahasa itu ini merampok negara dengan cara legal, bangun jalan di tengah hutan Papua, siapa mau kontrol? BPK? BPK tidak berani ke sana, KPK? Apalagi," katanya.
"Orang pintar, orang hebat tidak berani jalan di situ, jalan sampai dua hari tidak ada tambal ban, tidak ada pom bensin, tidak ada warung makan, ini kan kerja mengkhayal ini," tambah dia.
Baca Selanjutnya: Pemerintah Tak Peka...
Halaman
Mabes Polri Diserang, Fungsi Intelijen Dipertanyakan
Virus Radikalisme di antara Wahabi dan Milenial
Laporan Asusila Berujung Hilang Jabatan Kepala BPPBJ Jakarta
Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami