Menurutnya, para buzzer yang sering menghina atau mengolok-olok Gubernur Anies Baswedan hampir tiga tahun tidak pernah terdengar ditangkap oleh polisi seperti kasus di Slawi tersebut.
"Gubernur 3 tahun diolok-olok buzzerp tdk pernah diciduk," ucapnya.
Walikota sekali diolok-olok olh warga langsung diciduk. Gubernur 3 tahun diolok-olok buzzerp tdk pernah diciduk.— Christ Wamea (@PutraWadapi) March 15, 2021
Diketahui kabar penangkapan pemuda di Slawi tersebut viral hingga menuai banyak tanggapan warganet di media sosial.
Pada video permintaan maaf pemuda tersebut terdapat foto unggahan yang dikomentarinya itu.
Baca Juga: Sindir Pejabat yang Laporkan Haters, Gus Umar: Anies Baswedan Dihina dan Difitnah, Gak Ada Tuh Lapor Polisi
Dalam foto Gibran berlatar merah dan diunggah oleh akun @garudarevolution itu, pemuda tersebut memberikan komentar seperti berikut.
"Tau apa dia tentang sepak bola, taunya cmn dikasih jabatan aja," demikian komentar dari akun @arkh*** tersebut.
Tak lupa pemuda itu mengikuti arahan meminta maaf pada Wali Kota Solo, Gibran dan pada masyarakat Surakarta atas komentarnya tersebut.***