JAKARTA- Pelajar Indonesia, Calestine Wenardy berhasil mendapat penghargaan bergengsi Virgin Pioneer Galactic Award saat mengikuti kompetisi Google Science Fair 2019.
Dilansir dari laman VOA, Minggu (4/8/2019) Google Science Fair merupakan sebuah kompetisi tahunan yang bagi pelajar dari seluruh dunia. Celestine memenangkan Virgin Pioneer Galactic Award untuk proyeknya yang melibatkan penggunaan panas pada kulit untuk menguji kadar glukosa.
Seperti diketahui, diabetes merupakan salah satu penyakit mematikan yang banyak diidap masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu dirinya membuat alat yang mempermudah orang untuk menguji kadar glukosa dalam darah mereka.
Congratulations to all of the #GoogleScienceFair finalists! Of the thousands of teens from around the world who submitted projects, here are the winners 🎉 → https://t.co/tTBPYycLRH— Google (@Google) July 30, 2019
Baca Juga: Ini Cara Atasi Google Play Store yang Tidak Berfungsi
Adapun dengan metode interferometri dan teknologi termal yang digunakan, alat mampu mengukur konsentrasi kadar gula dalam darah tanpa pengambilan sampel darah. Celestine berencana untuk melanjutkan penelitiannya.
"Saya perlu memastikan itu benar-benar akurat, karena kesehatan orang-orang ada di tangan Anda," katanya.
Dalam ajang Google Science Fair tersebut terdapat dua puluh tim siswa yang berasal dari 14 negara. Mereka kebanyakan membawa pendekatan baru untuk menyelesaikan masalah di bidang kesehatan, lingkungan dan keberlanjutan.
Baca Juga: Google dan Facebook Bisa Telusuri Porn History Pengguna
(ahl)