Bagi perempuan, mengalami keguguran memberikan dampak yang cukup berat baik secara fisik maupun emosional. Biarpun belum terlahir, namun koneksi batin antara ibu dan janin sudah terjalin, sehingga fase ini begitu berat bagi calon ibu. Berikut ini adalah perawatan yang bisa dilakukan untuk memulihkan diri setelah keguguran.
Istirahat pada 24 Jam Pertama setelah Keguguran
Rasa kehilangan memang masih begitu terasa, tapi penting sekali untuk beristirahat yang cukup pada fase ini. Saat beristirahat, tubuh akan menyesuaikan diri dengan kondisi yang baru saja dialami. Kesulitan tidur dan rasa ingin menangis terus-menerus biasanya juga akan terjadi. Kamu bisa mengkonsumsi dark chocolate atau teh hangat agar lebih rileks dan bisa tertidur.
Menjaga Kebersihan Miss V untuk Menghindari Infeksi
Pasca keguguran, miss V sangat rentan untuk terinfeksi. Untuk menghindarinya, pastikan untuk menjaga kebersihannya dengan baik. Hindari menggunakan sabun kewanitaan yang mengandung bahan kimia, pembalut sekali pakai dengan pewangi dan tampon. Biasakan untuk mengganti pembalut setelah buang air kecil dan memastikannya selalu kering. Tepuk-tepuk miss V dengan tisu kering atau handuk lembut setelah mandi.
Penuhi Kebutuhan Nutrisi Tubuh
Untuk memulihkan diri dengan cepat, tubuh memerlukan nutrisi yang cukup. Jaga pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi dan kalsium. Pastikan untuk memenuhi kebutuhan serat lewat sayuran hijau, buah-buahan dan gandum.
Melakukan Olahraga Ringan
Bagi yang tidak mendapatkan anjuran untuk istirahat total, bisa melakukan olahraga ringan. Olahraga membantu melemaskan otot serta memproduksi hormon endorfin yang membuat kamu lebih bahagia. Jenis olahraga yang bisa dilakukan adalah jalan kaki hingga stretching.
Berdamai dengan Diri Sendiri
Saat mengalami keguguran, sebagian besar perempuan merasakan berbagai emosi seperti marah, sedih, merasa bersalah, tidak percaya hingga depresi. Hal ini sangat wajar terjadi karena musibah yang dialami. Namun, akan lebih baik jika mulai menerima keadaan dan berdamai dengan diri sendiri. Cobalah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan mengelola emosi, sehingga bisa membantu untuk terus menjalani hidup dengan lapang dada.
Meminta Bantuan Orang Terdekat atau Psikolog
Keguguran merupakan keadaan yang sangat membuat trauma. Nggak jarang beberapa perempuan memilih untuk menutup diri dari lingkungan. Padahal, hal ini justru mendekatkanmu dengan pikiran negatif. Mulailah untuk meminta bantuan pada orang terdekat dan coba untuk membuka diri. Pilih orang-orang yang membuatmu nyaman dan bisa dipercaya untuk ngobrol. Jika dibutuhkan, kamu juga bisa mengunjungi psikolog agar lebih bisa mengontrol emosi.
Keguguran memang meninggalkan kesedihan yang mendalam. Meski tidak mudah, kamu harus kembali sehat dan menjalani hidup dengan optimis. Semangat, ya!
(ags/ags)