Jika Kalimantan dilirik, bukan sebuah kebetulan. Karena pada 1991, museum yang fokus pada pelayaran dan pembuatan kapal dari periode prasejarah sampai abad pertengahan itu sudah menerbitkan buku tentang perahu suku lokal di Borneo Utara.
Judulnya 'Building a Longboat: An Essay on the Culture and History of a Bornean People' karya Ida Nicolaisen dan Tinna Damgard Sorensen.
Erik juga punya modal. "Erik sudah berkelana di tiga benua. Dari Denmark, Afrika Timur sampai Indonesia," kata dosen sejarah dari FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Mansyur.
"Erik Petersen kemudian terpilih menjadi peneliti dari proyek tersebut," tambahnya. Begitu data terkumpul, Erik memulai penulisan bukunya pada Desember 1998.
Buku 'Jukung Boats From The Barito Basin, Borneo' menggambarkan jenis jukung, bahan dasar, dan cara pembuatannya secara mendetail.
Lokasi risetnya meliputi Sungai Mangkutup, Muroi, Manusop dan Sungai Dusun di Kalteng. Sementara di Kalsel, mencakup Sungai Alalak dan Negara di Hulu Sungai Selatan.