251 Rumah Terdampak Banjir di Kabupaten Pandeglang
Sebanyak tujuh kampung di dua desa di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang tergenang banjir, pada Minggu (22/11/2020) dini hari.
Laporan wartawan TribunBanten.com, Rizki Asdiarman
TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Sebanyak tujuh kampung di dua desa di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang terdampak banjir, pada Minggu (22/11/2020) dini hari.
Dua desa tersebut, yaitu Desa Cisereheun dan Desa Sinar Jaya yang berada di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.
Baca juga: Pada Awal 2021, BPBD Relokasi Hunian Sementara untuk Warga Lebak Terdampak Banjir dan Longsor
Kepala Seksi Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Sumardi, mengatakan banjir itu disebabkan meluapnya air sungai Cipeuteuy, kali Cilorah Gede serta Kali Cibodas Timur di Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang.
Menurut dia, banjir itu diakibatan karena curah hujan yang tinggi sehingga air di aliran sungai dan kali mengalami luapan.
"Curah hujan yang tinggi ditambah lagi akibat adanya sumbatan kayu, sehingga air meluap ke dua kampung," kata dia, saat dihubungi pada Minggu (22/11/2020).
Untuk desa Cisereheun, kata dia, terdapat dua kampung yang terendam banjir yakni Kampung Cipeuteuy dan Kampung Sukamaju.
"Untuk kampung Cisereheun itu yang terdampak sekitar 32 Kartu Keluarga (KK) sedangkan Kampung Sukamaju sekitar 17 KK," jelasnya.
Baca juga: 93 Kecamatan di Banten Rawan Banjir, Paling Banyak di Kabupaten Tangerang
Sedangkan untuk Desa Sinar Jaya, sekitar lima kampung yang terdampak akibat meluapnya kali Cilorah Gede serta Kali Cibodas Timur di Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang.
"Ada lima kampung yang terdampak, yakni kampung Tarikolot, Haer, Montor, Kupa dan Cibodas," jelasnya.