Pada Senin (11/1) waktu setempat, surat kabar resmi Kerajaan Thailand, Royal Gazette, mengumumkan tugas publik baru untuk Sineenat, yakni sebagai wakil penasihat untuk sebuah komisi yang dibentuk Raja Vajiralongkorn, yang fokus pada layanan kesehatan di penjara-penjara setempat.
Disebutkan Royal Gazette bahwa komisi itu akan membantu dalam 'mengatur narapidana agar memiliki akses kepada perawatan medis yang didasarkan pada standar hak asasi manusia'.
Sejak Sineenat kembali ke Kerajaan Thailand, dia tampak menemani keluarga kerajaan ke acara-acara publik. Dia tampak berseri-seri saat menyapa loyalis Kerajaan Thailand yang memegang foto Raja Vajiralongkorn dan Ratu Suthida.
Kerajaan Thailand dilindungi dari kritik oleh undang-undang pencemaran nama baik yang ketat, yang penghapusannya menjadi salah satu tuntutan demonstran pro-demokrasi Thailand beberapa waktu terakhir. Dalam aksinya, para demonstran juga menyerukan agar Raja Thailand tidak ikut campur dalam politik yang bergejolak.
Sejauh ini, total 41 aktivis didakwa terkait tuduhan pencemaran nama baik Kerajaan Thailand atas keterlibatan mereka dalam unjuk rasa yang dimulai Juli tahun lalu.
(nvc/ita)