Alasan Windows 10 64-bit Lebih Aman Daripada Windows 10 32-bit
Diunggah oleh : Candra Dwi Putro
Diperbarui pada : 26 April 2017
Arsitektur 32-bit vs 64-bit
Dalam dunia komputasi, bit adalah satuan data terkecil (1 bit = 1 karakter). Sedangkan angka 32 dan 64 merupakan jumlah data yang dapat diolah dalam satu waktu/siklus. Arsitektur 32-bit atau 64-bit ini sangat berpengaruh pada performa komputer. Secara teori, arsitektur 64-bit punya kinerja yang jauh lebih optimal karena mampu mengolah data jauh lebih banyak (264) dari pada arsitektur 32-bit (232).
Baca juga : Cara menyembunyikan file/folder biar aman
Perbandingan Arsitektur Windows 10 32-bit dan 64-bit
|Arsitektur||Kelebihan||Kekurangan||Contoh|
|32-bit|
|64-bit|
- Mampu menjalankan aplikasi 16-bit
- Lebih populer terutama di kelas pengguna konsumer
- Dukungan driver/aplikasi masih sangat luas
- Hanya mampu mengakses memori maksimal 4 GB*
- Tidak dapat menjalankan aplikasi modern (64-bit)
- x86 (x32/IA-32)
- Mampu menjalankan aplikasi 32-bit dan 64-bit sekaligus
- Mampu mengakases memori dengan kapasitas lebih dari 4GB
- Performa lebih efisien dan optimal
- Punya faktor keamanan yang lebih bagus
- Cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan kinerja tinggi seperti gaming, desain/editing, server/workstation
- Dukungan driver/aplikasi mulai banyak
- Berjalan lambat pada komputer dengan RAM kurang dari 4GB
- x86-64 (IA-64, x64/AMD64/Intel 64)
*Perlu kalian ketahui, sebetulnya CPU modern kebanyakan sudah mendukung PAE (Physical Address Extensions). PAE adalah ekstensi untuk meningkatkan jumlah bit menjadi 36-bit. Jika ekstensi ini diaktifkan, Windows 10 versi 32-bit misalnya dapat mengakses memori hingga 64 GB. Wow, menarik bukan ?
Dari sisi keamanan, Windows 10 64-bit disebut lebih aman ketimbang versi 32-bit. Beberapa fitur keamanan telah disediakan dalam Windows 10 versi 64-bit.
Fitur ASLR telah digunakan sejak era sistem operasi Windows Vista hingga sekarang. ASLR sebenarnya juga digunakan dalam Windows versi 32-bit. Namun pada Windows 64-bit, ASLR lebih efektif karena dapat mengacak data/program pada lokasi yang jauh lebih luas mengingat dukungan memori yang berkapasitas besar.
Inilah yang menyebabkan driver versi 64-bit tidak bisa dijalankan pada Windows 32-bit. Begitu pula sebaliknya, driver 32-bit juga tidak dapat dijalankan pada Windows versi 64-bit terlebih banyak driver 32-bit lama yang belum memiliki kode tanda tangan digital.
Berikut ini penjelasan fitur keamanan Windows 10 64-bit
Address Space Layout Randomization (ASLR)
Fitur ASLR telah digunakan sejak era sistem operasi Windows Vista hingga sekarang. ASLR sebenarnya juga digunakan dalam Windows versi 32-bit. Namun pada Windows 64-bit, ASLR lebih efektif karena dapat mengacak data/program pada lokasi yang jauh lebih luas mengingat dukungan memori yang berkapasitas besar.
Mandatory Driver Signing
Inilah yang menyebabkan driver versi 64-bit tidak bisa dijalankan pada Windows 32-bit. Begitu pula sebaliknya, driver 32-bit juga tidak dapat dijalankan pada Windows versi 64-bit terlebih banyak driver 32-bit lama yang belum memiliki kode tanda tangan digital.
Kernel Patch Protection (KPP) aka Patch Guard
Baca juga : Komputer Tiba-tiba Restart Sendiri ? Ini Cara MengatasinyaAnda mungkin pernah mengalami BSOD setelah menginstal driver atau aplikasi tertentu pada Windows 10 64-bit. Salah satu penyebabnya adalah fitur KPP ini yang berusaha memproteksi sistem Windows. Oleh karena itu, pastikan driver dan aplikasi yang anda pasang benar-benar cocok dengan versi Windows yang digunakan.
Data Execution Prevention (DEP)
Windows 10 64-bit membutuhkan processor yang mendukung instruksi XD bit/NX bit. Daftar processor yang mampu menjalankan Windows 10 64-bit dapat anda baca pada artikel dengan judul Processor Intel dan AMD Yang Support Windows 10
Adanya fitur WOW64 membuat virus atau malware yang biasanya menginfeksi Windows 32-bit tidak dapat berjalan pada Windows versi 64-bit.
Windows on Windows 64 (WOW64)
Adanya fitur WOW64 membuat virus atau malware yang biasanya menginfeksi Windows 32-bit tidak dapat berjalan pada Windows versi 64-bit.
Baca juga : Daftar Processor AMD dan Intel 64-bit Terbaik
Proteksi pada Windows 10
Microsoft melengkapi Windows 10 dengan beberapa fitur proteksi. Misalnya otentikasi biometrik seperti pengenalan wajah dan rekam sidik jari. Dua fitur ini membutuhkan perangat khusus semisal kamera dan fingerprint reader.
Windows 10 juga menggunakan PIN sebagai fitur keamanan. Namun, di sini PIN bekerja dengan dengan metode enkripsi asimetris. PIN akan dipecah menjadi dua kunci enkripsi kembar yang hanya dapat diketahui oleh si pengguna.
Sistem operasi apapun, versi 32-bit atau 64-bit mungkin tidak 100% kebal dari ancaman virus, malware atau serangan cyber. Kedepan, bukan tidak mungkin ada virus atau malware yang mampu menembus sistem keamanan Windows 64-bit. Oleh karena itu, anda yang menggunakan sistem operasi Windows 64-bit juga harus selalu aktif melindungi komputer dengan beberapa cara berikut ini
- Gunakan Windows 64-bit yang resmi/orisinal
- Rutin meng-update Windows
- Memasang dan mengkatifkan antivirus atau anti-malware yang juga rutin di-update
- Tidak menginstall atau mengunduh aplikasi yang tidak jelas sumbernya
- Hindari aplikasi yang menggunakan cheat, crack, activator, atau tools pembobol keamanan lainnya
- Seterusnya dapat anda baca pada artikel dengan judul Cara Merawat Komputer Windows Dengan Mudah Agar Kinerjanya Tetap Optimal
Melihat fitur-fitur keamanan di atas, tidak ada alasan lagi bagi anda untuk mulai upgrade ke Windows 10 64-bit. Apalagi jika anda menggunakan komputer modern yang spesifikasinya cukup memadai. Semoga bermanfaat...