Ternyata, sebuah divisi kecerdasan buatan bernama Google Brain adalah alasan dari 'ajaibnya' video rekomendasi di YouTube. Divisi yang mulai dipakai sejak tahun 2015 itu menggunakan teknik yang dikenal sebagai pembelajaran tanpa pengawasan, di mana algoritmanya dapat menemukan hubungan antara input berbeda yang tidak pernah bisa ditebak oleh teknisi perangkat lunak.