HAI-online.com - Minum kopi bagi sebagian orang memang nggak bisa lepas dari rutinitas sehari-hari. Banyak dari mereka yang meminum kopi supaya bisa terjaga alias melek saat menjalani aktivitas.
Namun, nggak semua orang suka dan bisa menikmati kopi. Jadi, mereka harus mencari alternatif lain supaya bisa bikin mata tetep melek.
"Ketika mencari alternatif kopi, apa yang dinikmati tergantung apa yang kamu sukai dari kopi," kata ahli gizi diet teregistrasi sekaligus pakar kesehatan untuk Health-Ade Kombucha, Willow Jarosh, MS RD CDN kepada Bustle.
Jika yang disukai adalah rasa, maka cari yang kaya rasa dan kompleks. Sedangkan jika butuh kafein, maka kafein harus jadi bagian dari minuman alternatif tersebut.
Berikut daftar beberapa minuman yang mungkin bisa jadi pilihan kalian.
Baca Juga: Bawa Bekal dari Rumah Ternyata Punya 5 Manfaat yang Luar Biasa yang Kamu Rasakan
1. Matcha tea
Matcha tea bisa jadi pilihan terutama bagi yang menghindari efek kecemasan dari meminum kopi.
Jarosh menjelaskan, matcha mengandung kafein dan L-theanin atau asam amino yang memberi efek menenangkan pikiran tanpa memberi efek mengantuk.
Sejumlah studi terbaru menyebutkan bahwa L-theanin bisa bekerja dengan baik bersama kafein untuk memproduksi efek kognitif positif terhadap perasaan.
2. Teh hijau
Ahli bedah ortopedi dari University of Toledo Medical Center, Dr. Anthony Kouri, MD, menjelaskan, teh hijau tidak terlalu banyak melalui proses dan memiliki manfat kesehatan paling banyak di antara jenis teh lainnya.
Beberapa studi menunjukkan bahwa orang-orang yang minum teh hijau cenderung jauh dari risiko kanker kandung kemih, payudara, paru-paru, perut, pankreas, dan usus besar.
Baca Juga: Seharusnya 5 Benda Ini Nggak Boleh Ada di Kamar Tidur Kita, Tapi Sering Dilanggar!
3. Smoothies
Ada banyak bahan-bahan alami yang bisa menambah energi tubuh selain kopi. Jadi, konsumsi campuran bahan-bahan alami tersebut berupa smoothie bisa menjadi alternatif minuman untuk memulai hari.
"Smoothie memberikan manfaat sayur-sayuran dan buah-buahan yang banyak orang lewatkan dari pola makan hariannya," kata ahli gizi teregistrasi dan instruktur ilmu biomedis di Missouri State University, Natalie Allen.
|Source||:||Kompas.com|
|Penulis||:||Ricky Nugraha|
|Editor||:||Alvin Bahar|
KOMENTAR