Kisah Pilu Stinney Jr, Dihukum Mati Saat Berusia 14 Tahun, 77 Tahun Kemudian Dinyatakan Tak Bersalah
Sementara adiknya bersembunyi di kandang ayam milik keluarganya yang berada di belakang rumah di Alcolu, Carolina Selatan.
TRIBUNJABAR.ID - Sebuah kisah pilu perjalanan kasus seorang bocah yang dihukum mati menjadi sorotan dunia.
Pada Maret 1944, polisi datang untuk menemui George Stinney Jr., yang saat itu masih berusia 14 tahun.
Orangtuanya tidak ada di rumah saat polisi datang.
Sementara adiknya bersembunyi di kandang ayam milik keluarganya yang berada di belakang rumah di Alcolu, Carolina Selatan.
Lalu polisi memborgol George dan kakaknya, Johnnie, dan langsung membawa mereka pergi.
Penangkapan keduanya dikarenakan dua gadis kulit putih yang masih muda ditemukan dibunuh secara brutal.
Gadis-gadis itu dipukuli pada bagian kepala dan dibuang di parit.
Baca: Pelatih PSM Tolak Pemainnya Disebut Gagal Antisipasi Duet Striker Persib
Pihak berwenang mengarahkan perhatian mereka pada George.
George ditanyai di ruangan kecil sendirian tanpa orangtuanya, bahkan tanpa pengacara.
Tak lama, polisi mengklaim bahwa anak itu mengaku membunuh Betty Juni Binnicker (11) dan Mary Emma Thames 8), dua korban, karena dia ingin berhubungan seks dengan Betty.
|2 Youtuber Indramayu Ini Kapok Setelah Ditangkap Polisi, Sebar Hoax Banyak Rumah Warga Kemalingan|
|Mamah Muda Ini Tak Terpikir Bakal Jualan Soto Ayam, Kalau Berhenti Sayang, Sudah Banyak Pelanggan|
|SEDANG BERLANGSUNG Live KPK: Penetapan dan Penahanan Tersangka Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 KBB|
|BREAKING NEWS, AA UMBARA Bupati Bandung Barat dan Anak Tersangka Dugaan Korupsi Bansos Covid-19|
|Aa Gym Cabut Gugatan Cerai tapi Kubu Teh Ninih Sebut Membingungkan, Bagaimana Reaksi Jemaah?|