NEWS UPDATE
Asisten Deputi 4 Menkopolhukam Laksamana Pertama TNI. DR. Soni Santoso saat menerima gelar Doktor. foto ist
Jakarta, CityPost - Perwira tinggi TNI AL. Laksamana Pertama Soni Santoso berhasil meraih gelar doktor dari Unisula setelah desertasi berjudul Konsep Ideal Pengelolaan Zakat sebagai Ketahanan Nasional Berbasis Keadilan bisa dipertahankannya. "Mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim. Pengelolaan zakat bisa menjadi bagian untuk memperkuat ketahanan nasional dalam bentuk kesejahteraan warga," terang Jenderal bintang satu ini dalam ujian promosi terbuka, baru-baru ini. Ujian yang dipimpin Dekan Fakultas Hukum Jawade Hafidz, beranggotakan Prof. Dr. Gunarto (ketua PDIH/promotor), Anis masdurohatun (sekretaris PDIH), Akhmad Khisni dan Iman Jauhari (copromotor). Sony memaparkan , pelaksanaan zakat diatur melalui UU 23/2011 tentang zakat. Hasil pengumpulan harta kaum berada ini diharapkan menjadi salah satu ujung tombak menyejahterakan rakyat, mencapai keadilan social, dan ketahanan nasional. Namun, keberhasilan zakat sangat ditentukan pengelolaan. Pengelolaan zakat seharusnya dilembagakan. Didalamnya wajib memenuhi asas amanah, manfaat, adil, kepastian hokum, terintegrasi dan akuntabel. "melalui lembaga ini bisa didorong kesadaran masyarakat untuk berzakat. Hasilnya akan dipakai untuk memerangi kemiskinan," urai Jenderal Lulusan Sepamilwa ABRI 1986 ini. Alumni S1 fakultas keolahragaan IKIP Jakarta (UNJ) ini mengatakan, terkumpulnya dana zakat bisa dipakai untuk kegiatan produktif. Penerima adalah kaum tak mampu, yang bisa memanfaatkannya untuk aktivitas berkualitas. Misalnya belajar atau kuliah didanai zakat (H41-43/red/ist)