"Hanya ada es sama minyak di dalam kapal. Belum ada muatan lain," tutur Sahrul.
Sehari berada di kapal MV Arsinoe, keempat nelayan tersebut akhirnya dijemput tim Basarnas Banda Aceh. Proses evakuasi dilakukan di Teluk Benggala atau sekitar 45 menit dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh.
Tim SAR yang dipimpin Kepala Kantor SAR Banda Aceh Budiono berangkat ke lokasi menggunakan Kapal SAR KN Kresna. Tim tiba di lokasi penjemputan sekitar pukul 19.36 WIB.
Keempat nelayan turun dari MV Arsinoe menggunakan tangga terbuat dari tali. Setelah berada di kapal SAR, mereka diperiksa kesehatan dan dilakukan rapid test.
"Nelayan ini diselamatkan di Perairan Selat Malaka. Setelah diselamatkan, MV Arsinoe menghubungi Basarnas Pusat. Tadi sudah kita lakukan proses transfer ke kapal SAR dengan selamat," kata Budiono.
Budiono menjelaskan, kondisi kesehatan keempat nelayan tersebut membaik. Mereka selanjutnya bakal diserahkan ke PSDKP untuk dipulangkan ke daerahnya.
"Alhamdulillah mereka dalam keadaan baik dan sehat," ujar Budiono.
(agse/knv)