Wilayah yang tergenang banjir diantaranya Banjarbaru, Banjar, dan Tapin.
===============
Banjarmasin, kalselpos.com – Tingginya curah hujan mengakibatkan banjir merendam beberapa titik di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) pada awal tahun 2020, Rabu (1/1).
Lokasi yang tergenang banjir tersebut terbagi di beberapa kabupaten dan kota antara lain Banjarbaru, Banjar, dan Tapin, ketinggian banjir yang menggenang daerah-daerah tersebut diketahui memiliki kedalaman yang berbeda beda yaitu kisaran 29 sampai dengan 60 Cm.
Baca juga=Jumlah Kriminalitas Kota Banjarmasin Menurun
Banjir di wilayah Banjarbaru melanda Kelurahan Cempaka lantaran luapan air sungai Puting, kemudian Wilayah Banjar banjir melanda Sei Paring, Desa Tanah Abang dan banjir yang paling besar hingga merendam rumah warga melanda Tapin yaitu di Jalan Pantai Belanti, Kelurahan Raya Belanti, Kecamatan Binuang.
” Sementara untuk korban jiwa dan luka-luka tidak ada dan fasilitas umum yang rusak terendam juga masih tidak ada,” tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan (Kalsel), Wahyuddin, Rabu (1/1).
“Hingga sekarang pun tim BPBD masih terus melakukan upaya evakuasi di wilayah wilayah Kalsel yang terendam Banjir tersebut,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang didapat dari BMKG Stasiun Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin, puncak musim penghujan di sebagian besar wilayah Kalsel akan terjadi pada pergantian bulan Desember dan Januari. Sehingga, curah hujan pun berkisar antara sedang, tinggi bahkan lebat.
BMKG memprediksi, potensi hujan dalam beberapa hari ke depan masih terjadi di Kalsel. Terlebih saat puncak musim penghujan seperti di bulan Januari ke Februari.
Menanggapi curah hujan yang tinggi hingga menyebabkan banjir, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor mengatakan merasa prihatin atas musibah yang terjadi dan mengajak masyarakat untuk mencegah hal hal yang dapat menimbulkan banjir.
Baca juga=Jumlah Kriminalitas Kota Banjarmasin Menurun
“Memasuki awal musim hujan yg mencapai puncaknya di bulan bulan pertama 2020 kita harus waspada pada ancaman bahaya banjir dan dampak yang ditimbulkannya, namun lebih baik lagi kalau kita sedari awal sudah mencegah penyebab-penyebab timbulnya banjir itu, ” pungkasnya.
Penulis: Krisna
Penerbit: Bambang CE
Penanggung Jawab: SA Lingga
Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.