HUT Kemerdekaan RI
Perjuangan Dhea, Anak TKI yang Terpilih Jadi Paskibraka di Istana Negara
Dhea berhasil menyisihkan ratusan calon anggota Paskibraka lain dari seluruh Jawa Timur dan berharap tergabung dalam pasukan delapan.
“Ketika tiba di Surabaya, saya tidak melihat Dhea. Kemudian kakeknya cerita kalau Dhea lagi ikut seleksi paskibraka,” ujar Nursiah.
Mendapat kabar tersebut, ibu kandung Dhea merasa bangga dan bersyukur atas terpilihnya Dhea sebagai anggota Paskibraka di tingkat nasional.
Sejak ditinggal bekerja di luar negeri, Nursiah selalu berdoa agar anaknya kelak menjadi sosok yang taat, berhasil, serta berguna bagi bangsa.
“Saya selalu berdoa, meski dari jauh. Dan rupanya doa kami terkabulkan,” ucap Nursiah dengan mata sedikit berkaca-kaca.
Karena masih dalam ikatan kontrak kerja di luar negeri, ibu kandung maupun ayah kandung Dhea tidak bisa mengantarnya hingga ke Jakarta.
Dalam waktu dekat, orang tua Dhea harus kembali ke luar negeri untuk kembali bekerja. Kakek yang merawat Dhea dari umur dua tahun juga tidak bisa mengantar karena sudah usia lanjut.
Selain itu, kakek Dhea juga mengalami cedera di kaki akibat kecelakaan ketika mengantar Dhea hendak bertugas sebagai anggota Paskibraka di lapangan Rejotangan Tulungagung, ketika ia duduk di bangku SMP.
Rencananya, Dhea akan didampingi oleh saudara dari ibunya. “Karena masih ada ikatan kontrak, saya harus tetap kembali ke Taiwan. Yang dampingi Dhea nanti Pakde dan Budhenya,” terang Nursiah.
“Saya berharap, semoga Dhea selalu dalam lindungan Yang Maha Kuasa dan mengabdikan tenaga dan pikirannya yang positif untuk negara (Indonesia) ini,” ujar Nursiah.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kisah Dhea, Anak TKI yang Terpilih Jadi Paskibraka di Istana Negara
HUT Kemerdekaan RI
|1. Bukalapak Diskon Sampai 50 Persen dan Gratis Ongkir untuk Produk Lokal|
|2. Tujuan Pemotretan Dirahasiakan, Orang Tua Kaget Wajah Anaknya Muncul di Uang Pecahan Rp 75.000|
|3. Borong Dagangan Ngatimin, sang Pejuang yang Kini Jualan Mainan, Danar: Saatnya Kita Muliakan|
|4. Anak-anak Palestina di Gaza Ikuti Lomba 17-an, dari Balap Karung hingga Ambil Koin dalam Tepung|
|5. 75 Tahun Indonesia Merdeka, Desa di Seram Bagian Timur Maluku Belum Teraliri Listrik|