Apakah Anda tahu bagaimana cara menulis tanggal dalam penanggalan Jepang? Hal ini tidaklah mudah, mengingat ada berbagai cara untuk menentukan tanggalnya. Meskipun standar telah ditetapkan, beberapa negara memiliki ketentuan yang berbeda. Di Eropa, tanggal dimulai dengan hari, kemudian bulan dan terakhir adalah tahun, contohnya 20/06/2015, sementara di AS akan menjadi 06/20/2015. Untuk kasus di Jepang, mereka menggunakan dua kalender: kalender modern Gregorian dan kalender tradisional Jepang, yang disebut sistem nengo (年号)
Sebagian besar bentuk penanggalan ditulis mirip dengan pendekatan Eropa, diurutkan susunannya berdasarkan “besarnya”, tetapi secara terbalik, dimulai dengan urutan tertinggi: tahun/bulan/hari. Bagian tersulit adalah menggunakan karakter kanji untuk hari, bulan, dan tahun. 20 Juni 2015 akan menjadi 2015年6月20日.
年 (nen) berarti “tahun”, 月 (gatsu) “bulan” and 日(nichi) berarti “hari”, walaupun cara membaca (“nichi”) tergantung pada hari apa dan mungkin berbeda tergantung kalimatnya.
Penyebutan khusus untuk penanggalan:
1日 tsuitachi – pertama
2日 futsuka – kedua
3日 mikka – tiga
4日 yokka – empat
5日 itsuka – lima
6日 muika – enam
7日 nanoka – tujuh
8日 youka – delapan
9日 kokonoka – sembilan
10日 tooka – sepuluh
mulai 11日 (juichi nichi) “nichi” digunakan. kecuali untuk 20日 dibaca “hatsuka”.
Kalender tradisional Jepang, dalam bahasa Inggris, merujuk pada “kalender kerajaan”, yang berhubungan dengan nama era di Jepang. Setiap era dimulai dengan masa pemerintahan seorang kaisar. Era saat ini adalah “heisei” (平成) yang dimulai pada tahun 1989. Kebanyakan digunakan pada situasi formal (seperti undangan pernikahan, perayaan, cap stempel, dsb.) dan bagi pemerintah untuk naskah dinas. Tanggal pada uang juga menggunakan sistem nengo.
Koin 500 yen memiliki tanggal “平成二十六年,” yaitu heisei 26 atau tahun 2014. Untuk penulisan sederhana, pertama orang-orang menulis bulan, kemudian kemudian garis miring dan hari.