VIVA – Krisna Mukti baru-baru ini menjadi korban beredarnya foto-foto dan video vulgar. Ia pun langsung melaporkan kasus ini ke polisi. Saat ditemui awak media, Krisna mengungkapkan kronologi terjadinya kasus tersebut.
Menurutnya, beberapa bulan yang lalu, HP-nya diretas dan ia menerima satu kode dari seseorang yang mengaku sebagai temannya. Orang tersebut memberi tahu mengenai sebuah kegiatan sosial, namun ada konde yang harus dikonfirmasi. Tanpa tahu apa-apa, Krisna pun mengonfirmasi kode itu.
Baca Juga: Krisna Mukti Ungkap Nunung Positif COVID-19
"Karena itu keadaannya jam 3 pagi, gue udah ngantuk banget. Akhirnya gue okein tuh kode itu. Begitu gue oke-in, blank. Tenyata HP gue di-hack. Gue lapor dong ke polisi. tapi ternyata polisi bilang jangan ke polisi. Lapornya ke Telekomsel. Telkomsel bisa memulihkan, tapi butuh waktu seminggu," ujarnya di Polda Metro Jaya, Jumat, 4 Desember 2020.
Seminggu kemudian, akun media sosialnya tampaknya juga diretas. Sang peretas memakai akunnya dan menghubungi teman-teman Krisna dan meminta uang kepada mereka. Ia juga menghubungi mereka seolah-olah sebagai Krisna.
"Jadi gue konfirmasi ke teman-teman yang kena korban hacker itu. Gue enggak minta apa-apa, gue enggak minjem duit, HP gw di-hack. Banyak banget gue ngomong ke orang-orang sampai akhirnya kelar. HP gue seminggu nyala lagi," jelasnya.
Namun, di tanggal 1 Desember 2020 lalu, tiba-tiba ada laporan dari seseorang mengenai foto dan video bugil Krisna Mukti.