Yugo Hindarto, CNN Indonesia | Selasa, 29/05/2018 14:37 WIB
Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengatakan pihak yang menawarkan tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab uang Rp1 triliun usai Aksi Bela Islam 212 merupakan seorang pengusaha.
"Bukan ditawarin tapi sudah dibawain [Uang Rp1 triliun]. Pengusaha pro penguasa," kata Novel kepada CNNIndonesia.com, Selasa (29/5).
Rizieq mengklaim pernah didatangi seseorang. Klaim tersebut diungkapkan Rizieq Shihab saat dia berdakwah di depan puluhan jamaah. Namun, Rizieq tak menyebut secara rinci orang yang mendatanginya.
Video dakwah Rizieq Shihab itu kemudian beredar di media sosial dan pesan berantai WhatsApp, Senin (28/5). Dalam video berdurasi 13.04 menit itu, Rizieq juga mengaku ditawari Rp1 triliun pasca aksi 212.
"Supaya bapak ibu tahu pasca-212 saya ditawarkan Rp1 triliun buat bangun pesantren bangun pertanian di gunung sana di sana saya punya tanah 50 hektar saya punya pesantren, perkebunan. Mereka janjikan Rp1 triliun syaratnya satu aksi bela Islam enggak dilanjutkan," kata Rizieq dalam video tersebut.
Namun, Rizieq akhirnya menolak tawaran tersebut.
Novel enggan menjelaskan secara rinci sosok pengusaha itu, dan juga maksud pengusaha tersebut menawarkan uang kepada Rizieq.
Lihat juga: Hitler Minta Maaf Sebar Meme Amien Rais dan Rizieq Shihab
"Rahasia, enggak ada yang berani sebutkan. Kami semua tahu itu," kata Novel.
Menurut Novel, setelah Rizieq menolak tawaran uang itu, sejumlah ulama dikriminalisasi, termasuk Rizieq yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan konten pornografi.
"Dari penolakan itu teror semakin jadi, pondoknya sudah di-sniper dan tiap malam diintai drone, kriminalisasi dengan rekayasa semakin menjadi dan Habib Rizieq sebagai warga negara tidak dapat perlindungan dari aparat baik TNI maupun Polri," katanya.
Sebelumnya tokoh Aksi Bela Islam 212 Eggi Sudjana mengatakan tawaran Rp1 triliun itu bertujuan agar Rizieq berhenti berdakwah.
Menurut Eggi, video dakwah Rizieq tersebut merupakan video yang sudah lama beredar. Paling tidak, kata Eggi, video tersebut dibuat sekitar Juli 2017, di Mekkah, Arab Saudi.
(ugo/ugo)
Lihat juga: Rizieq Shihab Ungkap Alasan Belum Pulang ke Indonesia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA Berita Daerah Terbaru
SAAT INI
Alih-alih merangkul masyarakat sipil, KPK era Firli Bahuri berniat membuat koruptor sebagai penyuluh antikorupsi yang dinilai tak tepat sasaran dan cuma gimik.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER