Hal Apa Saja Yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Kecelakaan
Kecelakaan dapat dialami oleh siapa saja, kapan saja saat di jalan. Maka dari itu, semua pengendara baik motor maupun mobil harus selalu hati-hati karena tidak ada yang tau kemalangan menimpa siapa.
Tak ada satupun pengemudi atau pengendara yang mau dan tahu kapan terjadi kecelakaan. Seperti diketahui berbagai macam kecelakaan bisa saja terjadi dalam kondisi apapun. Bahkan, meskipun kita bukan yang menjadi penyebabnya, tetapi bisa saja kita juga yang menjadi korban. Kecelakaan juga dapat bermacam-macam bentuknya, bisa hanya tersenggol dengan pengendara lain atau kecelakaan tunggal.
Ada kecelakaan ringan, namun ada juga kecelakaan berat yang mengakibatkan benturan keras dan kerusakan kendaraan. Apabila mengalami hal yang lebih fatal dari sekadar benturan, dapat mengakibatkan kerugian berupa kerusakan mesin atau bagian mobil lainnya.
Hal-hal Yang Perlu Dilakukan Saat Terjadi Kecelakaan Pada Mobil Sendiri
Kecelakaan bisa saja terjadi saat tengah berkendara sendiri atau yang sering disebut dengan kecelakaan tunggal. Kecelakaan tunggal tidak melibatkan orang lain saat terjadi kecelakaan melainkan terjadi yang diakibatkan oleh pengemudi itu sendiri.
Kecelakaan tunggal bisa saja terjadi meskipun keadaan jalan sedang sepi. Karena ada banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan tunggal. Misalnya karena faktor human error seperti ngantuk, kelelahan, mengendara dengan kecepatan tinggi atau tidak sadar diri. Bisa juga karena faktor kendaraan, seperti rem blong, pecah ban dan lain sebagainya.
Bagi pengendara, pastinya tidak ada yang mau mengalami kecelakaan. Apalagi jika hal tersebut terjadi saat tengah berkendara sendirian dengan keadaan yang sepi. Namun, karena kita tidak bisa menghindari musibah, maka dari itu ada beberapa hal yang wajib Anda diketahui sebagai penanganan awal jika Anda mengalami kecelakaan, saat berkendara sendiri, dan di jalanan yang sepi.
1. Penting, Cek Diri Sendiri
Hal pertama yang harus Anda utamakan adalah keselamatan diri sendiri. Karena bagaimana pun nyawa dan keselamatan kita jauh lebih penting dari apapun. Ketika Anda mengalami kecelakaan saat berkendara, ceklah diri sendiri. Cek badan Anda apakah ada yang sakit, luka, atau bahkan ada yang hilang.
Hal ini sangat penting untuk dilakukan karena ketika terjadi kecelakaan, kita sebagai pengendara sering tak sadar ketika tubuh merasakan sakit. Cek tubuh Anda, jika Anda mengalami luka berat seperti terkena serpihan kaca atau terbentur, rileks kan bedan sejenak dan jangan dipaksa untuk bergerak.
Namun jika tubuh Anda tidak banyak mengalami luka atau hanya sekedar shock saja maka tenangkan diri sejenak, kemudian bergerak keluar dari mobil dan mencari tempat yang lebih nyaman untuk beristirahat sembari mengumpulkan tenaga.
2. Menjauhi Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Langkah kedua, adalah keluarlah dan sedikit menjauhi tempat kejadian perkara atau tempat kecelakaan. Apabila tubuh Anda baik-baik saja atau tidak terlalu mengalami luka yang serius, maka menjauhlah dari TKP. Mengapa? Karena, mobil bisa dibilang memiliki daya listrik dan dikhawatirkan bisa meledak.
Hal ini bertujuan untuk mengamankan diri Anda karena mobil bisa beresiko terbakar atau meledak. Maka dari itu, jangan lupa untuk mematikan meskin mobil dan mencabut kunci.
3. Jika Kuat Ceklah Keadaan Mobil
Jika kecelakaan tidak terlampau parah dan tubuh Anda masih kuat dan baik-baik saja, setelah selang beberapa menit Anda bisa cek mobil Anda. Jika masih bisa dikemudikan, maka bawalah ke pinggir jalan agar lebih aman.
Ceklah, apakah mobil Anda masih bisa nyala atau tidak, apakah kemudinya masih berfungsi untuk dikemudikan setidaknya hanya untuk meminggirkan, dan seberapa parah kerusakannya yang dialami mobil Anda.
4. Telepon Teman atau Kerabat
Hal terakhir yang harus Anda dilakukan jika mengalami kecelakaan tunggal ialah menghubungi orang terdekatmu untuk meminta bantuan. Kabarkan orang terdekat Anda dimana Anda berada dan lebih baik jika menghubungi kerabat yang paling dekat dengan lokasi kejadian.
Menelpon teman atau kerabat juga dapat menenangkan Anda dan membantu Anda mendapatkan solusi.
5. Hubungi Bengkel Terdekat
Jika dirasa mobil Anda mengalami kerusakan yang cukup parah maka tidak ada salahnya jika Anda menghubungi bengkel terdekat. Hal ini bertujuan untuk segera memperbaiki kerusakan yang terjadi.
Ketika mengalami kecelakaan tunggal, lakukan beberapa hal tersebut di atas. Dengan tahu dan paham beberapa hal diatas diharapkan Anda tidak panik dan bisa mengatasi saat terjadi kecelakaan tunggal dan di jalan yang sepi.
Hal-hal Yang Perlu Dilakukan Jika Terlibat Kecelakaan Mobil
Bukan cuma kecelakaan tunggal, kita bisa juga mengalami kecelakaan yang melibatkan orang lain. Bisa hanya sekedar terserempet, tersenggol, bahkan kecelakaan beruntun. Sejauh mana pun kita berusaha menghindari situasi ini, kecelakaan bisa sangat mungkin terjadi dimana saja dan kapan saja.
Dan seperti kata pepatah 'sedia payung sebelum hujan', maka bersiap-siap lebih baik daripada kerepotan mencari informasi atau bantuan saat kita membutuhkannya. Sama halnya pada kecelakaan tunggal, sebagai pengendara mobil kita perlu tahu hal-hal apa saja yang perlu dilakukan jika terlibat pada suatu kecelakaan. Entah Anda sebagai korban maupun sebagai pelaku.
Terdapat serangkaian tindakan yang mesti dilakukan ketika mengalami kecelakaan. "Sebagai pedoman bagi setiap Individu apabila terlibat dalam suatu kecelakaan lalu lintas, maka ada tindakan-tindakan yang seyogyanya patut dikerjakan demi terciptanya Kamseltibcar Lantas (Keamanan, keselamatan, ketertiban & kelancaran lalu lintas)," tulis Divisi Humas Polri.
Lalu apa saja hal-hal yang perlu kita lakukan jika kita terlibat dalam suatu kecelakaan lalu lintas sebagai korban? Berikut ini penjelasan lengkapnya.
Korban Kecelakaan
1. Tenang dan Jangan Panik
Hal pertama yang perlu Anda lakukan jika terlibat suatu kecelakaan lalu lintas adalah menenangkan diri sejenak dan tidak panik. Karena biasanya, ketika mengalami kecelakaan, tubuh Anda shock dan terasa lemas.
Maka dari itu, jika terjadi kecelakaan mencobalah untuk tenang dan tidak panik agar Tentu sebelumnya pastikan dahulu juga bahwa tubuh Anda masih cukup kuat dan sudah tenang agar bisa melakukan langkah selanjutnya.
2. Segeralah menepi
Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah menepi. Jika Anda merasa cukup kuat dan tidak panik maka menepi merupakan hal yang tepat untuk menghindari kemacetan lalu lintas dan mengurangi risiko kecelakaan atau tabrakan beruntun.
Tidak panik adalah hal penting karena tidak mungkin bisa Anda mengendarai mobil dengan benar jika Anda masih merasa panik dan lemas meskipun hanya sekedar menepi.
3. Lihat dan catat nomor plat mobilnya
Karena Anda sebagai korban dan merasa tidak melakukan kesalahan yang menimbulkan kecelakaan maka lihat dan catat nomor polisi mobil yang terlibat kecelakaan. Hal ini bertujuan agar Anda mengetahui informasi pelaku jika pelaku berusaha kabur atau lalai dari tanggung jawab. Anda bisa melacak nomor polisi untuk mengetahui informasi pemilik mobil.
4. Hidupkan lampu tanda darurat (hazard)
Selanjutnya nyalakan lampu tanda darurat (hazard) untuk menghindari resiko lain. Lampu darurat ini juga menjadi penanda bahwa ada kondisi darurat atau setidaknya pengendara lain lebih waspada.
5. Menemui pengemudi mobil lain yang mengalami kecelakaan
Langkah berikutnya adalah menemui pelaku atau pengemudi lain yang mengalami kecelakaan. Usahakan juga ada saksi beberapa warga atau pejalan kaki yang melihat kejadian tersebut. Cobalah berinteraksi dan bernegosiasi dan hindari emosi serta marah.
Jika pengemudi lain mengalami luka, berilah pertolongan pertama pada kecelakaan. Jika lukanya cukup parah atau luka dalam seperti patah tulang, lebih baik segeralah menghubungi petugas medis atau ambulans terdekat untuk melakukan pertolongan pertama dengan langkah yang tepat.
6. Saling tukar informasi asuransi.
Jika masing-masing memiliki asuransi mobil maka catat dan simpan informasi asuransi. Jika pengemudi mobil lain tidak memiliki asuransi, maka catat nama, nomor SIM, nomor polisi mobil, alamat, juga nomor yang dapat dihubungi.
Lebih baik hindari kesepakatan apa pun untuk penggantian berupa uang tanpa menyampaikan informasi ke perusahaan asuransi. Jika memungkinkan, foto kedua mobil dan tanda-tanda atau bekas kecelakaan. Foto-foto tersebut dapat dipakai untuk melaporkan kendaraan ke perusahaan asuransi Anda.
7. Hubungi perusahaan asuransi.
Inilah mengapa sangat penting untuk memiliki asuransi kendaraan. Untuk kerusakan mobil, ditanggung oleh pihak asuransi ketika mengalami kecelakaan. Pihak asuransi akan menimbang dan menghitung berapa kerugian akibat kecelakaan yang Anda alami.
8. Jangan tergesa-gesa meninggalkan lokasi kejadian
Meskipun dirasa cukup, jangan tergesa-gesa meninggalkan lokasi kejadian. Cek kembali yang berkaitan dengan kejadian kecelakaan.
9. Hati-hati menangani korban
Jika kecelakaan yang terjadi mengakibatkan korban maka berhati-hatilah dalam menangani korban. Jangan sembarangan angkat atau memindahkan korban namun periksalah terlebih dahulu dan tanyakan apa yang dirasakan. Akan lebih bijak jika Anda segera menghubungi tim medis terdekat.
Jika Anda merupakan pengendara yang menyebabkan suatu kecelakaan atau pelaku, maka lakukan beberapa langkah berikut.
Penyebab Kecelakaan
1. Kuasai keadaan dan jangan panik
Sama halnya jika Anda sebagai korban, hal pertama yang dilakukan adalah menguasai keadaan dan bersikap tenang serta waspada. Jangan panik dan emosi yang justru memperburuk keadaan. Sebisa mungkin menepilah dahulu untuk menghindari resiko kecelakaan lainnya.
2. Akui kesalahan
Jika memang Andalah yang bersalah maka jangan takut untuk mengakui kesalahan. Dengan mengakui kesalahan, permasalahan akan lebih mudah dan cepat selesai. Jangan juga saling menyalahkan antar pengendara lain. Sikap saling menyalahkan hanya mempersulit pemeriksaan dan memperburuk keadaan.
3. Jangan melarikan diri
Melarikan diri hanyalah membuat Anda semakin terlihat salah dan merupakan tindakan pengecut. Sekalipun dalam kecelakaan tersebut terdapat korban jiwa. Sikap tidak bertanggung jawab juga akan mengakibatkan memperberat diri sendiri dalam hukuman yang sebenarnya tidak perlu dikenakan kepadanya.
4. Mintalah Pertolongan
Jika Anda cukup sadar dan dapat memberikan pertolongan kepada korban yang lain maka lakukan. Segera membawa korban ke Rumah Sakit atau menghubungi ambulans.
5. Menghubungi Petugas Kepolisian
Akan lebih bijak jika Anda segera memberitahukan apa yang terjadi dan lokasinya kepada petugas kepolisian terdekat. Serahkan kepada petugas segala apa yang diperlukan dan ceritakan. Jawab pertanyaan petugas secara jujur dan ikuti petunjuk/perintah Petugas lebih lanjut.
Cara Penyelesaian Perkara Jika terjadi Kecelakaan
Pada dasarnya, kecelakaan lalu lintas dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Kecelakaan yang terjadi juga beragam ada yang termasuk ringan, sedang hingga berat. Kecelakaan ringan contohnya ialah terjadi kemacetan di jalan dan terjadi serempetan antara 2 mobil karena saling menyerobot jalan. Sedangkan kecelakaan berat ialah kecelakaan yang sampai menimbulkan korban jiwa.
Sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan "UU LLAJ" digolongkan menjadi 3, yakni (Pasal 229):
- Kecelakaan Lalu Lintas ringan, merupakan kecelakaan yang mengakibatkan kerusakan Kendaraan dan/ atau barang.
- Kecelakaan Lalu Lintas sedang, merupakan kecelakaan yang mengakibatkan luka ringan dan kerusakan Kendaraan dan/ atau barang.
- Kecelakaan Lalu Lintas berat, merupakan kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia atau luka berat.
Lalu bagaimana cara penyelesaian perkaranya?
Penyelesaian perkara kecelakaan lalu lintas umumnya ada dua jalur. Pertama, jalur kekeluargaan. Jalur ini mungkin termasuk jalur yang banyak ditempuh oleh pengendara karena selain tidak ingin repot jalur ini lebih mudah selesai alias rampung.
Jalur kekeluargaan biasanya ditempuh jika kecelakaan yang terjadi ialah kecelakaan ringan yang tidak mengakibatkan korban jiwa atau luka berat. Jalur kekeluargaan artinya tidak melibatkan polisi dan hukum dalam penyelesaian masalah antara kedua belah pihak.
Jalur ini juga banyak dipilih dengan memberikan uang pengganti kerugian kepada korban. Jika kedua belah pihak saling menerima dan menyetujui maka permasalahan selesai cukup dengan berunding atau bermusyawarah.
Kedua, jalur hukum. Jika jalur musyawarah atau kekeluargaan tidak bisa mencapai kata mufakat dan ada pihak yang merasa dirugikan maka biasanya akan ditempuh jalur kedua ini. Jalur ini melihatkan pihak kepolisian yang akan menilai pihak mana yang benar dan salah beserta cara penyelesaiannya.
Jalur hukum biasanya digunakan untuk kasus kecelakaan berat yang mengakibatkan korban jiwa atau hilangnya nyawa seseorang. Jalur hukum akan memakan waktu yang lebih lama dan menempuh proses yang cukup panjang. Karena polisi akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu, mendengarkan para saksi serta mengambil keputusan berdasarkan fakta-fakta yang ada.
Apa Saja yang Harus Diperiksa Saat Kecelakaan?
Ketika atau setelah terjadi kecelakaan lalu lintas ada beberapa hal yang perlu diperiksa yang mungkin dilupakan oleh banyak orang.
Ketika mengalami kecelakaan ringan, kita sering menyepelekan kendaraan yang kita gunakan saat terjadi kecelakaan. Padahal bisa saja kendaraan mengalami kerusakan-kerusakan dibagian tertentu yang tidak Anda ketahui.
Maka dari itu, perlu dilakukan pemeriksaan pada kendaraan Anda setelah mengalami kecelakaan. Bawalah ke bengkel terdekat karena akan berbahaya jika Anda langsung mengendarainya lagi tanpa memeriksa dengan detail.
Untuk mengurangi risiko kecelakaan yang terulang maka usahakan jangan langsung gunakan kendaraan Anda yang baru saja mengalami kecelakaan.
Selain kendaraan, tubuh Anda juga perlu dilakukan pemeriksaan meskipun secara luar tidak mengalami luka yang cukup serius. Karena mungkin saja akibat benturan yang terjadi, tubuh bagian dalam Anda mengalami luka yang perlu diperhatikan.
Biasanya, rasa sakit pada luka dalam akan terasa ketika setelah 1 atau 2 hari pasca kecelakaan. Mungkin memeriksakan ke dokter adalah langkah yang bijak untuk memastikan bahwa tubuh Anda bisa melakukan aktifitas seperti biasa.
Itulah ulasan lengkap mengenai langkah-langkah yang bisa dilakukan jika mengalami kecelakaan, baik sebagai korban maupun pelaku, cara penyelesaian perkara untuk kecelakaan lalu lintas, dan beberapa hal yang perlu Anda periksa pasca terjadi kecelakaan. Semoga bermanfaat.
DAFTAR PANDUAN MEMBELI MOBIL BEKAS
- Sebelum Membeli MobilApa perbedaan membeli mobil baru dan mobil bekas?Apa saja jenis body mobil?Apakah mobil tua lebih murah?Apakah Jarak Tempuh Mempengaruhi?Apa pernah masuk bengkel? Haruskah cek riwayatnya?Apakah mobil modifikasi lebih mahal?
- Membeli Mobil BekasBagaimana Cara Membeli Mobil Bekas?Apa yang Harus Dilihat Saat Memeriksa Mobil?Bagaimana Cara Memastikan Mobil Dalam Kondisi Sempurna?Apakah Bayar Kredit Bisa Lebih Murah Daripada Bayar Tunai?Bagaimana Proses Membeli Mobil Bekas?
- Menjual Mobil Anda
- Tips Mobil & PerawatanApa yang Terjadi Apabila Tidak Mengganti Oli Mobil?Kapan Harus Mengganti Kampas Rem?Bagaimana Cara Merawat Pendingin Udara Mobil?Transmisi Apa yang Cocok?Bagaimana Cara Merawat Aki Mobil?Ukuran Ban Apa yang Cocok?Apakah Mobil Bekas Perlu Asuransi?Bagaimana Cara Menangani Kecelakaan Mobil?Apa Arti Simbol-Simbol Pada Dashboard Mobil?Bagaimana Cara Menyetir yang Baik dan Benar?Bagaimana Cara Mencuci Mobil?Apa itu FWD, RWD, dan 4WD?Bagaimana Cara Mengemudi yang Baik Saat Hujan?