Cuma Sultan Yang Bisa Beli! Ini 10 Headphone Termahal Di Dunia 2018!
Headphone merupakan sebuah alat pengeras atau penyalur suara yang bersumber dari sinyal elektrik. Singkatnya, headphone berfungsi sebagai pengantar suara dari satu alat elektronik ke telinga kamu. Headphone sendiri dibagi lagi menjadi beberapa tipe guys.
Di dunia headphone, terdapat 4 tipe yaitu over-ear, on-ear, earbuds, dan in-ear. Tiap tipe headphone memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda guys.
Kali ini Jaka ajak kamu untuk menelusuri dunia headphone over-ear dan on-ear. Bentuknya lebih besar dibanding earbuds dan in-ear, saat digunakan pun telinga kalian akan tertutup dengan rapat.
Nah, kalau kalian seorang audiophile pasti tahu dong harga headphone premium tidaklah murah. Jaka mau kasih kalian 10 headphone yang harganya bisa dibilang selangit guys! Jadi bisa dibilang headphone ini yang paling premium di antara haeadphone premium lainnya.
Penasaran headphone apa saja itu? Yuk simak informasi selengkapnya.
10 Headphone Termahal Di Dunia 2018
Headphone yang ada pada daftar di bawah merupakan headphone over-ear dan on-ear ya guys. Headphone ini dijual terbatas dan tak mudah untuk membelinya, terlebih tak sembarang orang bisa membelinya karena memiliki harga selangit. Ini dia 10 headphone termahal di dunia.
1. Grado PS1000e (Rp27,6 Juta)
Pertama dari perusahaan audio yang terkenal dengan kualitas suaranya, Grado. Grado PS1000e menjadi produk high-end yang digadang-gadang sebagai produk audio terbaik yang pernah diciptakan oleh Grado. Seri ini datang dari seri Grado PS1000 yang diberikan peningkatan kualitas suara. Jika seri sebelumnya sudah sangat baik, kali ini menjadi super baik.
Kalau kalian memiliki peralatan pendukung dan kemampuan profesional untuk mendengarkan kualitas suara high-end. Boleh mencoba Grado PS1000e untuk naik ke level audio yang lebih tinggi.
Untuk masalah harga, Grado PS1000e dibandrol dengan harga 1595 atau setara dengan 27,6 juta rupiah. Mantap!
2. HiFiMan HE1000 V2 (Rp45 Juta)
Nah, HiFi kali ini mengeluarkan produk HiFiMan HE1000 V2. Headphone ini sempat mendapat beberapa penghargaan dari TAS Editor s Choice Award, CES 2016, Rocky Mountain International HiFi Press Award, dan lainnya.
Bukan sembarang headphone high-end, HiFiMan HE1000 V2 menggunakan teknologi Advanced Asymmetrical Magnetic Circuit untuk pengalaman mendengar Live Music dengan sangat baik hingga dikatakan memiliki reproduksi suara yang hampir sempurna. Dari segi harga, HiFiMan HE1000 V2 dibandrol dengan harga 2599 atau setara dengan 45 juta rupiah.
3. Stax SR-009 (Rp60 Juta)
Stax SR-009 ini lebih menyasar pada audiophile generasi milenial guys. Bentuknya yang lebih dinamis dan modern cocok untuk kamu yang masih muda dan menginginkan produk premium.
Untuk segi harga, headphone ini terbilang overprice alias kemahalan karen banyak produk yang lebih murah dengan kualitas yang bersaing. Bandrolnya mencapai 3495 atau setara dengan 60,6 juta rupiah.
4. Final Audio Design Sonorous X (Rp60,7 Juta)
Mungkin kamu jarang mendengar merk Final ini. namun, final banyak mengeluarkan produk premium dengan kualitas suara yang khas. Salah satu produknya yaitu Final Audio Design Sonorous X.
Final Audio Design Sonorous X mengadaptasikan fitur mekanis Balancing Air Movement untuk meningkatkan kualitas suara bass dan dapat mereproduksi suara tiga dimensi yang baik.
Headphone ini dibanderol dengan harga 3499 atau seharga 60,7 juta rupiah.
5. Audeze LCD-4 (Rp. 62,3 Juta)
Audeze LCD-4 merupakan produk flagship dari Audeze. Dikenal sebagai produsen peralatan audio profesional dengan presisi suara yang luar biasa.
Harga dari headphone flagship ini seharga 3599 atau 62,3 juta Rupiah. Harga ini sebanding dengan kualitas suara yang dikeluarkan untuk pekerjaan profesional.
6. Abyss AB-1266 (Rp82 Juta)
Nah produk dari Abyss ini memiliki bentuk yang tak biasa guys. Lihat saja bentuk headpadnya yang membengkok. Tapi diluar bentuk yang tak lazim, Abyss AB-1266 ini memiliki kualitas suara HiFi yang premium.
Abyss pun membandrol headphone ini dengan harga $5.495 atau 82 juta rupiah guys. Luar biasa!
7. V-Moda Crossfade M-100 dengan 3D printed shields (Rp597 Juta)
V-Moda kali ini bukan V-Moda yang biasa. Hanya karena penambahan 3D printed shields harga yang ditawarkan melambung jauh. Pasalnya, harga pada model standarnya hanya 2 jutaan Rupiah saja tapi kini menjadi $40.000 atau 597 juta rupiah. Astaga!
8. Sennheiser Orpheus/HE 1 (Rp936 Juta)
Kalau yang ini pasti kalian pernah mendengar. Ya Sennheiser mengeluarkan seri headphone super premium dengan pengaturan valve amplification manual sesuai selera kamu.
Berbeda dengan seri headphone Sennheiser pada umumnya, Sennheiser Orpheus/HE 1 dibandrol harga paling mahal. Di pasaran harga yang ditawarkan sejumlah 54,000 atau 936 juta rupiah. Nice!
9. Onkyo H900M (Rp1,3 M)
Onkyo H900M satu ini bukan headphone yang biasa guys. Pasalnya, kali ini ditambahkan berlian 20 karat di sekeliling dinding headphone.
Buat kalian pecinta berlian dan barang mewah, bolehlah membeli produk ini dengan harga 80,000 atau 1,3 miliiar Rupiah. Bukan main!
10. Focal Utopia by Tournaire (Rp1,8 M)
Terakhir datang dari brand audio dari Prancis, Focal. Focal dikenal sebagai perusahaan audio premium yang menciptakan produk yang premium dengan sentuhan kemewahan bagai sultan. Produk yang Jaka bicarakan kali ini dinamakan Focal Utopia by Tournaire, headphone super high-end yang berlimpah emas dan berlian.
Bayangkan seberapa premium headphone ini, emas 18 karat yang menyelimuti beberapa permukaan headphone ini digabungkan dengan berlian 6,5 karat. Wow!
Untuk kalian yang suka dengan barang mewah, boleh membeli headphone Focal Utopia by Tournaire dengan harga mencapai $120.000 atau sekitar 1,8 miliar rupiah. Dijamin tingkat sultannya naik drastis!
Akhir Kata
Headphone diatas dapat kalian nikmati jika memiliki kemampuan untuk mendengarnya ya guys. Karena tak semua orang memiliki kemampuan untuk mendengar yang setara.
Lalu bagaimana pendapatmu tentang headphone di atas? Tuliskan di kolom komentar ya. Samapi berjumpa di informasi selanjutnya!
Baca juga artikel seputar headphone atau artikel menarik lainnya dari Daniel Cahyadi.