Penanganan Covid
dr. Samsuridjal Djauzi Ingatkan Masyarakat Untuk Jangan Khawatir Berlebihan dengan Vaksin Covid-19
Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, SpPD-KAI, mengingatkan masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan dengan vaksin Covid-19.
“Vaksinasi di Inggris dan Amerika sudah dilakukan pada ratusan ribu orang, efek samping sudah bisa mulai terlihat, efek simpang ada dua macam pertama di tempat penyuntikan terjadi kemerahan. Kedua adalah suhu tubuh sedikit naik atau pusing, jarang sekali terjadi alergi, tapi kalau ada alergi obat-obatan atau makanan harus melapor terlebih dahulu sebelum divaksinasi”, terangnya.
Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, menyebut vaksin Sinovac minimal memiliki efikasi 60 persen.
Alasannya agar pembentukan herd immunity atau kekebalan kelompok dapat tercapai.
"Indonesia memang memerlukan efikasi vaksin terendah 60 persen, tidak bisa di bawah itu, karena terlalu berat untuk mencapai keberhasilan herd immunity," ujar Dicky.
Meski WHO menetapkan ambang batas minimal efikasi 50 persen, namun semakin tinggi efikasi maka herd immunity juga semakin efektif.
Baca juga: Pro Kontra Denda bagi Warga yang Menolak Disuntik Vaksin Corona, Epidemiolog: Harus Sukarela
Baca juga: Atlet Olimpiade Jepang Ragukan Efek Samping Vaksinasi Covid-19
Baca juga: Permenkes 84 Tahun 2020 Atur Tata Cara dan Jadwal Pelaksanaan Vaksinasi Vaksin Corona
"Ini yang harus dihitung matang. Vaksin dengan efikasi tinggi diperuntukkan pada daerah dengan kondisi pengendalian buruk dan cakupan lebih rendah," ungkapnya.
Sementara itu, untuk bisa mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA) Sinovac di Indonesia, BPOM harus memerlukan data efikasi tersebut.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K.Lukito mengatakan, saat ini proses pemberian EUA vaksin Covid-19 Sinovac telah memasuki tahapan penyelesaian.
"Proses percepatan ada namun tetap aspek manfaat yang akan didapatkan adalah lebih tinggi dibandingkan aspek resikonya," tegas Penny.
(tribun network/gta/rin/fik/wly)
Catatan Redaksi: Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19. Tribun Bali mengajak seluruh Tribunners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat Pesan Ibu: Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak
Vaksin Covid-19
Covid-19
protokol kesehatan
Badan POM
Indonesia
WHO
Berita nasional
Tribun Bali
TRIBUN-BALI.COM
dr. Samsuridjal Djauzi
|395 Nakes Lansia di Bali Bakal Disuntik Vaksin Sinovac, Vaksinasi Dimulai Hari Ini|
|Tak Bawa Uang Saat Kena Sidak Masker di Jembrana Bali, Warga Ini Jaminkan KTP|
|Ahli Virologi Unud Prof Mahardika Soroti PPKM: Masyarakat Telah Masuki Fase Kelelahan Covid-19|
|Dewa Rai: Jika Anak dan Lansia Positif Covid-19 Harus Ada Keluarga yang Menunggui Saat Isolasi|
|PPKM Belum Efektif Putus Penyebaran Covid-19, Pemprov Bali Tambah 2 Hotel untuk Isolasi Terpusat|