Saksi mata mengatakan pelaku mengumbar tembakan secara acak dengan senapan semi-otomatis. Sejumlah video yang diunggah di media sosial menunjukkan para pengunjung festival berhamburan dengan panik, beberapa dari mereka terluka bersimbah darah.
Seorang anggota dewan kota setempat, Dion Bracco, mengatakan kepada The New York Times bahwa tiga orang tewas dan 12 lainnya luka-luka dalam serangan terhadap festival di selatan San Jose tersebut. Dia tidak tahu apakah 12 korban luka termasuk tiga korban jiwa atau bukan. (Baca: Festival Makanan California Ditembaki, Orang-orang Berhamburan )
Menurut Bracco, pelaku penembakan telah ditangkap. "Mereka tidak tahu apakah ada lebih banyak, jadi mereka harus memperlakukannya sebagai situasi aktif," katanya kepada surat kabar itu. "Kami punya polisi di sini dari jauh seperti San Jose."
Baca Juga:
Sebelumnya diberitakan bahwa 11 orang terluka dalam penembakan tersebut. Data ini berasal dari kru ambulans yang tiba di lokasi penembakan.
Pejabat rumah sakit setempat tidak segera menanggapi permintaan komentar yang diajukan media. Rekaman udara menunjukkan lapangan festival mulai sepi, tetapi banyak kendaraan darurat berdatangan. Polisi dengan perlengkapan anti-peluru siaga di jalan-jalan sekitar.
"Hati-hati dan aman!," tulis Presiden AS Donald Trump di Twitter.
Gubernur California Gavin Newsom mengatakan kantornya memantau situasi dengan cermat. "Ini bukan sesuatu yang mengerikan," tulis Newsom di Twitter.