- Home
- Profile RS Jakarta
- Layanan
- Produk Unggulan
- Informasi
- Hubungi Kami
Merupakan kelainan refraktif mata berupa gambar yang dihasilkan berada di depan retina ketika mata tidak dalam keadaan akomodasi. Miopia dapat terjadi karena bola mata yang terlalu panjang atau karena kelengkungan kornea yang terlalu besar sehingga cahaya yang masuk tidak difokuskan secara baik dan objek jauh tampak buram.
Orang yang menderita rabun jauh dapat melihat dengan jelas benda yang ada di dekatnya, namun bisa mengalami kesulitan dalam melihat benda yang jauh, seperti rambu lalu-lintas, papan tulis atau wajah orang yang ada di ujung ruangan. Kondisi ini banyak dijumpai, dan dialami 1 dari 4 orang dewasa di seluruh dunia.
Penyebab:
Diagnosis:
Diagnosis miopia dapat ditegakkan dengan pemeriksaan visus menggunakan optotip Snellen dan foropter. Pemeriksaan visus akan menunjukkan ketajaman penglihatan di bawah 6/6.
Pengobatan:
Pemakaian lensa kacamata dengan lensa sferis negatif merupakan pilihan utama untuk mengembalikan penglihatan. Beberapa tindakan bedah juga dapat dilakukan seperti photorefractive keratectomy (PRK) atau laser assisted in-situ keratomileusis (LASIK). Dapat juga dilakukan orthokeratorlogi atau terapi penglihatan (vision therapy).