Denny Siregar Sindir Novel Baswedan Karena Sering Mengeluh ke Pemerintah
Pemerhati politik Denny Siregar | Screenshot/instagram/dennysirregar
AKURAT.CO, Pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang dianggap sering mengeluh kepada pemerintah.
Ia pun menyindir sikap Novel yang terus bertahan di KPK, meski sudah sakit hati.
"Novel Baswedan mengeluh terus tentang situasi di @KPK_RI tapi dia terus bertahan disana," kata @Dennysiregar7 di Twitter, Senin (10/8/2020).
Denny menyebut Novel munafik karena ia masih mempertahankan jabatan sementara keluhan terus disampaikan.
Ia juga menyindir Novel dan membandingkannya dengan mantan Sekretariat Menteri BUMN Said Didu. Namun, Denny tidak merinci apa kata 'dapat' yang dilontarkan untuk Said Didu.
"Bukankah itu namanya munafik? Tidak senang di tempat kerja tapi gak mau kehilangan gajiannya? Kalau gua, cabut aja. Mending kayak @msaid_didu, udah dapat banyak terus mundur.. eh," tulisnya.
Sebelumnya, Novel menilai bahwa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2020 tentang alih status pegawai merupakan tahap akhir pelemahan KPK.
"Itu adalah tahap akhir pelemahan KPK. Kali ini masalah independensi pegawainya. Terlihat dengan jelas Presiden Jokowi berkontribusi langsung terhadap pelemahan dimaksud, ironi" kata Novel, Minggu (9/8/2020).
Novel menuturkan keberadaan PP itu merupakan rangkaian dari Revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 menjadi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.
Di UU KPK yang baru diatur bahwa pegawai KPK adalah aparatur sipil negara sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan mengenai aparatur sipil negara.
Novel menilai implikasi dari aturan itu adalah lembaga pemberantas korupsi yang diberantas, bukan korupsinya.[]
baca juga:
- KPK Terbitkan SP3 Untuk Penyidikan Sejoli Tersangka BLBI Sjamsul Nursalim dan Istrinya
- Anas dan Setnov Tolak Ikut Penyuluhan Antikorupsi di Lapas Sukamiskin
- Kasus Pelindo II Dilanjutkan, PKS: Ini Momentum KPK Usut Kasus 'Terkubur' Lain