Serial One Piece memang telah mencapai klimaks yang ternyata sangat luar biasa! Pertarungan yang terjadi selama Arc Wano selain menegangkan juga menyimpan berjuta misteri yang terungkap begitu saja mengikuti alur yang dibuat oleh Oda selaku penulis utama dari serial ini. Saat ini Luffy dan kawan-kawan berlomba-lomba menuju Kaido dan mengalahkan si bajak laut Yonko tersebut.
Di tengah pergulatan tekad dan kekuatan yang sangat luar biasa di Onigashima, Yamato selaku anak Kaido yang mengkhianatai ayahnya karena menganggap apa yang dilakukannya salah, memilih memulihkan diri di salah satu Gudang milik sang ayah. Di dalam gedung tersebut terdapat patung naga yang telah dirusak oleh temannya di masa lalu, dan ternyata teman yang dimaksud adalah mendiang Ace. Di chapter 999 One Piece memperlihatkan asal mula pertemua kedua karakter tersebut dengan sangat epik dan menegangkan! Selain itu ada beberapa hal lain yang perlahan telah terungkap di chapter yang sekarang. Apa saja sebenarnya yang terlah tersaji di chapter 999? Berikut ulasannya!
Pertemuan Pertama Ace dan YamatoBeberapa tahun yang lalu Ace sempat berada di Onigashima dengan tujuan untuk membunuh Kaido. Sayangnya saat itu dia tidak bertemu dengan sang Monster Naga karena Kaido beserta beberapa awak kepercayaannya sedang melakukan sebuah pelayaran yang cukup jauh. Merasakan kegagalan yang melanda Ace saat itu, sang manusia api memutuskan untuk mengamuk dan bertarung melawan seorang perempuan berambut putih saat itu.
Mereka berdua bertarung cukup sengit dan membuat beberapa bawahan rendahan Kaido sedikit mengkhawatirkan keadaan mereka berdua. Gadis tersebut adalah Yamato, dia dengan ciri khasnya serta kedua borgol yang melingkar di kedua tangannya menghadapi Ace dengan sangat semangat.
Yamato berteriak dengan sangat lantang bahwa ayahnya yaitu Kaido sedang dalam sebuah perjalanan beserta para petinggi bajak laut besutannya. Mendengar Yamato mengatakan Ayah untuk menyebutkan Kaido, sontak Ace dan teman-temannya kaget, sebab mereka mengira saat ini sedang berhadapan dengan salah satu petinggi dari Kaido.
Yamato tampak marah besar saat pertama kali berhadapan dengan Ace, karena mereka telah memporak-porandakan pulau tersebut sehingga hampir setengah dari markas besar Kaido hancur dan terbakar. Yamato mengatakan bahwa “Meskipun melindungi pulau ini bukan kewajibanku! Tapi kalian sudah keterlaluan dengan kerusakan yang telah kalian ciptakan!”
Tujuan Utama Ace ke OnigashimaMendengar kemarahan Ace membuat dia dan kawan-kawannya berhenti sejenak dan kembali ke tujuan awal, bahwa ingin menyelamatkan anak-anak yang di culik oleh pihak Kaido, dan akan mengembalikan para korban ke rumahnya masing-masing. Karena memang saat itu yang terkuat hanya Yamato di Onigashima, maka tujuan utama Ace telah terselesaikan dengan cukup baik.
Pertarungan Sengit Yamato dan Ace
Melihat tekad yang dimiliki perempuan tersebut, membuat Ace meladeninya dengan kekuatan penuh. Sepanjang pertarungan Ace menanyakan kenapa dia menjadikan Kaido sebagai ayahnya? Bukankah kita bisa menentukan siapa pun yang menjadi ayah kita? Terlebih lagi jika ternyata orang yang menganggap kita sebagai anaknya ternyata memperlakukan diri kita seperti hewan.
Pernyataan Ace saat itu membuat Yamato semakin marah dan menunjukan ekspresi sebenarnya terkait pendapatnya mengenai ujaran Ace dengan merusak symbol kekuatan Kaido yaitu patung naganya yang sangat cantik.
Sang Pria Api mengetahui bahwa Yamato sangat tidak bahagia karena borgol yang ada di kedua tangannya. Bagi Ace manusia adalah makhluk yang sangat bebas dan berhak melakukan apa pun dan dimana pun. Sehingga apa bila ada orang lain yang merampas kebebasan oran lain pula, maka hal itu adalah sebuah bentuk kejahatan besar.
Ace dan Yamato BertemanSetelah pertarungan, mereka mengungkapkan kekesalan satu sama lain dan Yamato bertukar sake dengan Ace yang menandakan bahwa mereka telah menjadi sahabat sejati. Dibawah sinar rembulan kala itu mereka berdua menjadi sahabat yang bertukar tawa dan sangatlah bahagia.
Ace mengatakan bahwa dia mengakui kekuatan Yamato dan menganggapnya sebagai sebuah hasil duel yang seri. Disisi lain Yamato menyesali bahwa tadi dirinya tidak berarung dengan maksimal karena borgol yang melekat di kedua lengannya. Namun meski demikian hal itu tidak membuat Yamato murung dan malah bersemangat bertanya kepada Ace tentang apa saja yang terjadi di luar Wano.
Mereka berdua memiliki satu ambisi yang sama, yaitu ingin menaklukan semua orang kuat dan akan mengarungi seluruh lautan. Ace juga mengatakan bahwa beberapa tahun yang akan datang terdapat salah satu orang terkuat yang akan memulai pelayaran pertamanya, dia adalah adiknya sendiri yatu Luffy.
BACA JUGA:
Serial One Piece telah mencapai titik klimaks dari Arc Wano! saat semua sedang berjuang dalam pertarungan masing-masing, getaran yang terjadi seantero Pulau membuat semua orang di dalamnya seketika bergetar penuh ketakutan. Zoro yang pada saat itu memarahi Queen karena selalu menghalangi penyerangan mereka, membuat efek emosional sang Samurai tersebut terkesan semakin menyeramkan. Awalnya banyak yang mengira kalau […]
Tidak Hanya Menegangkan, Namun Juga MengharukanSelain menyajikan kejadian flashback mengenai Yamato dan Ace. Chapter 999 juga menampilkan pertarungan sengit yang sedang terjadi antara Marco, Zoro dan kawan-kawannya melawan pasukan Queen dan King, sekaligus dengan kemampuan Buah Iblisnya masing-masing. Marco memang tidak ada niatan sama sekali untuk langsung menyerang Kaido, namun nampaknya dia membantu kelompok Topi Jerami dan sekutunya karena mengingat kenangannya saat bersama dengan mendiang Ace dan semua kru bajak laur Shirohige.
Saat itu Ace sangat ngotot ingin datang ke Wano dan menghabisi Kaido. Namun saat itu gagasannya ditentang keras oleh sang kapten yaitu Edward Newgate atau yang biasa di panggil Shirohige bagi musuh-musuh dan sekutunya, dan di panggil ayah bagi orang-orang terdekatnya yang berumur jauh dibawah Edward.
Menurut Edward jika ada orang (Kaido) yang tidak bisa dikalahkan oleh Kozuke Oden sekali pun (karena pada saat itu satu-satunya orang yang berpotensi mengalahkan Kaido adalah musuh bebuyutannya sendiri yaitu Oden) apalagi Ace yang pada saat itu bagi Edward masih sangat awam dan polos. Gagsan sang Ayah di setujui oleh sebagian besar pihak kru Shirohige termasuk saat itu Marco. Bagi si Phoenix momen tersebut sangat mengharukan (bahkan di komiknya saat dia membawa Zoro terbang, Marco sedikit meneteskan air mata dan tersenyum bahagia).
Memang saat itu gagasan Ace ditolak, karena intensitas bertemunya sangat jarang, dan meskipun jahat nampaknya belum ada orang senekat Oden yang berani menantang sang monster. Marco juga mengingat perkataannya saat itu pada Ace yang berbunyi “ Aku juga mengandalkanmu” hal ini menyiratkan bahwa suatu saat nanti jika sudah disetujui oleh Ayah, maka ajak aku juga sekalian untuk membantu. Meskipun pada akhirnya Ace tidak bisa kembali ke Onigashima hingga akhir hayatnya.
Kenyataan Tentang Kekuatan KaidoSelain kuat, Kaido juga memiliki beberapa misteri yang masih belum terjawab dan salah satunya adalah mode Naga yang dimilikinya. Di akhir chapter 999 Big Mom nampak mendatangi Kaido dan memberinya makan. Big Mom berkata kepada Kaido bahwa dia boleh membunuh semua bajak laut tersebut, kecuali Nico Robin sebab mereka masih ada keperluan yang sangat mendesak dan hal itu perlu kecerdasan yang dimiliki oleh sang professor.
Selain itu di akhir chapter juga dijelaskan bahwa dulu Big Mom lah yang menolong Kaido dan memberinya Buah Iblis untuk dimakan dan menyelamatkan nyawanya. Menurut Big Mom saat Bajak Laut Rock hancur, dialah yang menyelamatkan Kaido dengan memberinya Buah Iblis tipe Zoan yang bernama Fish Fish Fruit.
Percekcokan antara mereka berdua memang hanya muncul di akhir panel chapter 999. Namun melalui percakapan mereka berdua, selain ingin menjalankan ambisinya, Kaido dan Big Mom sama-sama mengincar One Piece untuk menjadi raja di segala raja bajak laut.