Dirilis di Amazon Prime pada Jumat, video itu menampikan soundtrack Savage X Fenty yang berisi hadis yang menjelaskan tentang Hari Penghakiman dan akhir zaman.
Sampel vokal hadis itu telah dipercepat dan diiringi tarian untuk lagu “Doom” oleh produser London Coucou Chloe.
Rihanna sebelumnya pernah menggunakan beragam casting, termasuk satu model hijb pada kampanye kecantikan untuk brand kosmetiknya, Fenty Beauty. Kini, langkah terbarunya memanen kritik keras.
Baca Juga:
Banyak pengguna Twitter menuduh penyanyi “Good girl gone bad” itu tidak menghormati agama dengan menggunakan hadis nabi dalam konteks seksual.
Pengguna Twitter @reversecoconut menyebut penyanyi berumur 32 tahun itu menggunakan lagu itu sebagai contoh unsur budaya, yang juga ada pada show sebelumnya, para model mengenakan kerudung di sekitar kepala mereka seperti hijab sebelum berkomentar bahwa “agama saya bukanlah estetika kalian semua”.
Para model dalam show Savage X Fenty, termasuk supermodel keturunan Palestina-Amerika Bella Hadid, menari di sepanjang lagu kontroversial yang dipercepat itu, sehingga hadis itu sulit didengar dengan jelas.
“Sebagai seorang Muslim, tak ada kata yang dapat menggambarkan betapa kecewa saya dengan Rihanna karena membiarkan model-modelnya menari dengan hadis itu,” kata pengguna Twitter lainnya, dilansir Memo.