ACEH UTARA, KOMPAS.com – Warga Desa Matang Puntong, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (22/1/2019) membakar satu unit mobil Isuzu Panther Pick Up, milik lima pria yang diduga sebagai pelaku pencurian ternak sapi.
Warga geram atas ulah para pelaku yang mengeroyok sang pemilik ternak, serta melarikan diri ke semak-semak saat dikepung warga.
Kejadian bermula ketika pemilik sapi itu, Adhar (43), membuntuti pencuri dan melihat pelaku sedang menaikan sapi ke mobil mobil pick up dengan nomor polisi BK 9054 BM.
Ternyata, pencuri ternaknya tersebut berjumlah lima orang. Bak aksi film laga, Adhar pun menghadang kelima pencuri itu dan terlibat perkelahian dahsyat. Namun tetap saja Adhar kalah jumlah.
Baca juga: Seorang Turis Rusia Telantar di Probolinggo, Sempat Dikira Pencuri Ternak hingga Diberi Obat Diare Gratis
Sang ibu, Jamilah (60), berteriak dan meminta tolong pada warga untuk membantu anaknya yang dikeroyok. Mendengar jeritan Jamilah, warga beramai-ramai datang dan membantu Adhar.
Melihat puluhan warga datang, kelima pria belum diketahui identitasnya itu langsung melarikan diri.
Puluhan warga berupaya mengejar pelaku, namun karena lari ke arah semak-semak, kelima pelaku berhasil kabur.
Baca juga: Ditembak Polisi lalu Kabur, Maling Ternak Ditemukan Terkapar di Sawah
Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, Kasat Reskrim Polres Aceh Utara Iptu Rezky Kholiddiansyah, pada Rabu (23/1/2019) menyebutkan pihaknya sudah menangani kasus tersebut.
Dia menyebut, korban Adhar mengalami luka pada bagian kepala karena berduel dengan lima pelaku. Selain itu, sekujur tubuhnya juga memar.
“Korban ini petani biasa, namun mempertahankan harta bendanya dari pencuri hingga berani melawan lima pencuri. Sapinya aman. Sementara, mobil milik pencuri yang ditinggal kabur itu dibakar oleh massa yang marah,” kata Iptu Rezky.
Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone. Syarat & Ketentuan