Abad 21 dipenuhi dengan aksi terorisme di berbagai tempat. Indonesia juga sudah cukup sering mengalaminya. Aksi teror adalah aksi kekerasan untuk menyebarkan rasa takut dan perpecahan di dalam masyarakat. Kerusakan dan derita yang diciptakannya amatlah besar.
Agama juga kerap menjadi dasarnya. Berulang kali Presiden Jokowi berusaha menyangkalnya. Namun, data dan fakta tak bisa diabaikan. Pemahaman agama yang sempit dan sesat kerap menjadi dasar bagi aksi teror di abad 21, termasuk di Indonesia. Lanjutkan membaca Zen untuk Para Teroris Bernapaskan Agama
Bahan Diskusi Isolasi Selasa 23 Maret 2021. Pendapat dan pertanyaan bisa diajukan pada saat diskusi.
Oleh Reza A.A Wattimena
Erotika adalah aktivitas manusia untuk membangkitkan hasrat seksual. Ada seni dan intrik di dalamnya. Lekukan tubuh dimainkan untuk mengundang persetubuhan. Warna dan bau dipoles menjadi panggung bagi kenikmatan.
2021, ada sekitar 5 miliar orang yang beragama di seluruh dunia. Mereka adalah penganut agama-agama dunia, seperti Kristen dan Buddha, maupun agama-agama lokal, seperti Rastafari dan Neo-Paganisme. Sekitar 2 miliar orang memutuskan untuk tidak beragama. Sampai awal 2021, kelompok tak beragama ini mengalami perkembangan paling pesat.
Di dalam sejarah, agama lahir dengan dua tujuan. Yang pertama membawa manusia dekat pada penciptanya. Namanya beragam, mulai dari Tuhan, Dewa sampai dengan Yahwe. Ini amat tergantung pada budaya setempat, dimana agama itu lahir. Yang kedua adalah memberikan tatanan bagi hidup manusia di tengah segala ketidakpastian hidup, mulai dari bencana sampai dengan ketakutan menghadapi kematian. Lanjutkan membaca Nalar Kritis Beragama