Kalimantan Timur,Borneo24.com – Kalimantan Timur mulai kehilangan salah satu kekayaan kuliner mereka, yakni Gence Ruan. Bagi yang bukan orang Kutai, makanan ini akan terdengar asing. Meskipun demikian, bahan dasar gence ruan sebenarnya cukup dekat dengan kehidupan masyarakat Kalimantan.
Gence ruan merupakan hidangan ikan gabus bakar yang disiram dengan sambal goreng pedas yang khas. Sajian yang satu ini merupakan makanan khas daerah Kutai Kartanegara.
Tampilannya memang merah cantik karena taburan sambal merah nan menggoda. Namun, berbeda dengan sajian pedas serupa dari daerah lain, seperti ikan rica atau haruan masak habang, gence ruan punya sambal yang berbeda.
Sambal gence ruan tak hanya pedas, tapi dibuat dalam tekstur yang lebih kasar. Hal itu membuat sambal terasa makin pedas menggigit.
Gence ruan dibuat dengan membakar ikan gabus terlebih dahulu. Kemudiaan, ikan air tawar tersebut ditaburi garam kemudian dibakar di atas bara api. Tak perlu repot membersihkan ikan, karena biasanya ikan gabus dibakar lengkap dengan sisiknya sampai kehitaman.
Setelah itu, ikan gabus disiram dengan tumisan sambal yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, cabe, dan rempah lainnya. Nantinya, tampilan ikan gabus bakar memperkuat kesan ‘garang’ pada sajian ini.
Rasa pedas sambal kasar berpadu pas dengan gurih manisnya daging ikan gabus. Gence ruan nikmat disajikan bersama nasi hangat dan olahan tumis sayur pakis yang renyah. (***)
Discussion about this post