“Bang dimana sekarang? Bekasi apa Jogja” temen telepon~“Di Bekasi nih. Gimana mas?”“Oke temenin trip ke Banyuwangi yuk. Tenang semuanya gue yang urus. Lu tinggal pasang badan aja yah~”“Hmm oke baiklah~”
Fiuh, akhirnya abang bisa nulis artikel ini juga setelah ter-pending beberapa bulan karena banyak tugas dan kerjaan. Alah banyak cakap kau bang, bilang aja males kan~ haha asli, kemaren-kemaren emang lagi banyak banget tugas dan juga ada beberapa agenda sampai akhirnya sekarang Work and Study From Home akibat COVID-19. Yah semoga pandemi ini segera berakhir yaa sobat jalan-jalan. Aamiin
Siapa yang udah nggak sabar mau lompat kayak gini pas Corona pergi dari Indonesia angkat tangannya? _ Uhh, pasti yang lagi Social and Physical Distancing sekarang ini udah ngelist nih tempat-tempat yang bakal dikunjungi selepas tante coro pergi. Iyaakan? _ Sama banget kok! Abang juga mau bales dendam, mau trip ke pantai sama ke gunung. Mau main air sama mau liat sunset~ _ Tapi sabar dulu yaah, nanti kalo tante coronya udah bener-bener pergi. Kalo sekarang mah post-post foto yang ada di galeri aja yaah. INGET INI LATEPOST YAAH~ _ 📍 De Djawatan Perhutani Benculuk - Banyuwangi 💰 Rp. 10.000,- dan Parkir Rp. 2000,- _ Baca dan toton semua keseruan perjalanan saya di : 🔍 siipuljalanjalan.com 🎥 www.youtube.com/SyaifulBS _ #dedjawatan #dedjawatanbenculuk #dedjawatanbenculukbanyuwangi #dedjawatanforest #dedjawatanforest #dedjawatanhits #banyuwangi #visitbanyuwangi2020 #explorebanyuwangi #majesticbanyuwangi #tripbanyuwangi #siipuljalanjalandotcom #jawatimur #banyuwangihits #banyuwangi_id #savana #banyuwangipunya #banyuwangitrip #lfl💛
Sobat jalan-jalan, kali ini abang mau cerita nih tentang perjalanan abang pertama kali menggunakan bus jarak jauh. Walapun sebelumnya abang pernah naik bus jarak jauh juga dari Makassar ke Toraja hampir 9 jam perjalanan. Perjalanan abang kali ini adalah menggunjungi salah satu destinasi andalan yang ada di ujung Jawa Timur, yaps apalagi kalau bukan Banyuwangi. Hmm, abang mau buat pengakuan dulu nih yah sobat jalan-jalan. Sebernya abang tuh agak takut kalo kemana-mana naik bus, apalagi jarak jauh ☹ cemen yah, iyah cemen banget! Nggak ada trauma khusus sih naik bus, cuma kalo naik bus selalu kepikiran “Kalo bus itu supirnya manusia”. Heh Bambang, kalaupun lu naik kereta, pesawat, sampek kapal pun yang bawa itu manusia~ Iyah juga sih, Okesip!
Abang agak was-was sih kalo naik bus lama-lama apalagi puluhan jam, jadi lebih baik abang naik kereta lebih aman gitu hehe, tapi pas ke Banyuwangi kemaren itu udah abis tiket keretanya karena mepet, jadi wes temen abang pesenin tiket bus. FYI yaah ini abang ke Banyuwangi sama temen abang bedua aja. Ciee~
Bagi yang belum tau, ini yah penampakan Bus Gunung Harta
Akhirnya abang naik Bus Gunung Harta dari Tol Timur Bekasi. Sebenernya start awalnya di Jakarta, tapi karena abang tinggal di Bekasi jadi ambil dari pool Gunung Harta Tol Timur Bekasi. Btw, tau nggak sobat jalan-jalan berapa waktu tempuhnya Bekasi – Banyuwangi? 17 jam dong! Hufh, kalo dibayangin udah jadi apaan yaah 17 jam di dalam bus? Mari membayangkan bersama~ haha
Tolong jaga jarak. Karena kali ini bukan hanya virus yang harus dibunuh, tapi juga perasaan 🥀 _ 📍Savana Bekol, Taman Nasional Baluran - Banyuwangi 📷 @anggorohidayat _ Baca dan toton semua keseruan perjalanan saya di : 🔍 siipuljalanjalan.com 🎥 www.youtube.com/SyaifulBS _ #savanabekol #savanabekolbaluran #savanabekoltamannasionalbaluranbanyuwangijawatimur #tamannasionalbaluran #tamannasionalbaluranbanyuwangi #balurannationalpark #banyuwangi #visitbanyuwangi2020 #explorebanyuwangi #majesticbanyuwangi #tripbanyuwangi #siipuljalanjalandotcom #jawatimur #banyuwangihits #banyuwangi_id #savana #banyuwangipunya #banyuwangitrip #lfl💛
Eh btw sobat jalan-jalan, kalian wajib tau yaah Banyuwangi itu adalah salah satu destinasi impian yang wajib banget abang kunjungi di 2020. Alhamdulillah dapat terealisasi di awal tahun 2020 yuhuu~ Senengnya bukan main pas tau akan ke Banyuwangi. Sampek nggak bisa tidur malemnya pas besok mau ke Banyuwangi. Ala-ala anak SD yang besoknya mau piknik wkwk
Lanjut yuk~
Tetep yaah abang masih deg-degan pas mau naik bus, tapi pas liat dalem busnya, duh abang langsung nyaman dan yang awalnya deg-degan jadi enjoy ajaa hehe. Secara temen abang ini emang bus mania banget jadi dia tau mana bus yang bagus dan aman untuk jarak jauh. Dan tentunya dia selalu make sure kalo naik bus aman kok haha
Jadwal dan Tiket
Ini dia tiket penumpang Bus Gunung Harta
Bus Gunung Harta dari Tol Timur kemarin jadwalnya pukul 14.30 WIB dan 30 menit sebelumnya kita harus sudah ada di pool yah. Untuk tiket kalian bisa langsung dateng ke pool atau bisa via telepon yaah di 081288503882 atau email gununghartabekasi@gmail.com tapi ini kayaknya untuk pool Bekasi deh hehe~
Saran abang, kalian harus pesen tiket satu hari sebelumnya yah biar bisa pesan tempat duduk yang pewe dan juga biar nggak kehabisan tiket. Yaa walapun sebenernya 1 jam sebelumnya masih bisa pesen tiket sih, tapi takut kehabisan atau dapet tempat duduk sisa hemm~
Ohiya untuk rute Bekasi – Banyuwangi yang Kelas Esekutif itu tarifnya Rp. 380.000,-/orang. Sebenernya lebih murah sih ketimbang kereta dan waktunya lebih efisien. FYI kalau kalian naik kereta ke Banyuwangi ada beberapa alternatif yaitu, Jakarta – Surabaya, Surabaya – Banyuwangi atau Jakarta – Yogyakarta, Yogyakarta – Banyuwangi. Kalian tinggal pilih mana yang worth it dengan uang dan waktu kalian tentunya~
Fasilitas Bus
Penampakan seat tempat duduknya genks
Nah ini salah satu yang harus kalian pertimbangkan dalam memilih moda transportasi, apalagi jarak jauh. Di Bus Gunung Harta Kelas Esekutif ini, seat tempat duduknya diatur dua-dua yah, dan tempat duduknya bisa direbahkan dan ada sandaran kakinya juga di bawah. Selanjutnya, disetiap tempat duduk di depannya disediakan sebuah layar touch screen yang dapat digunakan untuk menonton film atau mendengarkan musik yang sudah ada di layar.
Layar touch screen, charger, tempat menyimpan makan dan minum
Ada juga lubang untuk kalian men-charger hp kalian yang posisinya tepat dibawah layar touch screen. Tapi sayangnya tempat abang charger-nya nggak bisa digunakan jadi harus charger di kabin atas. Hufh! Selain itu juga ada saku untuk menyimpan makanan dan minuman dibawah lubang charger di kursi depan.
Bantal dan selimutnya sudah ready di kursi masing-masing yah~
Tenang nggak cuma itu, disetiap kursi disediakan bantal dan juga selimut untuk kalian tidur, karena AC-nya dingin banget sedingin sikap dia saat ini~ Kalau kalian tiba-tiba kebelet juga ada toilet yah di dalam bus. Cuma emang agak bau sih yaah, yaa namanya juga toilet umum dipake bareng-bareng hehe. Ohiyaa, ada dispenser juga loh di dalam bus, buat kalian yang mau refill air minum. Letaknya ada di meja depan yah. Kemaren abang juga sempet refill kok haha~
Dispensernya ada di depan yah genks
Sobat jalan-jalan, kalian nggak usah khawatir yaah, Bus Gunung Harta juga menyediakan snack yang diberikan nggak lama setelah bus jalan dan satu kali makan berat yah. Snack-nya itu isinya Air Mineral, Roti, dan juga permen. Dan untuk makan besar biasanya kita akan di drop di tempat makan yang sudah bekerjasama dengan Bus Gunung Harta.
17 Jam di Bus Gunung Harta, Ngapain Aja?
Nah ini yang awalnya abang pikirkan sih mau ngapain aja di dalam bus puluhan jam. Karena biasanya abang kan kalo jarak jauh naik kereta yah, dan kalau bosen abang bisa ke restoran keretanya, nah kalo di bus mau ngapain dah?
Kalian mau nonton atau dengerin musik nih?
Ini nggak seburuk yang abang bayangkan yaa sobat jalan-jalan. Karena disetiap kursi disediakan layar touch screen jadi abang bisa nonton film, atau kalau bosan abang bisa mendengarkan musik. Tapi jangan berharap banyak yaah sobat jalan-jalan, karena nggak disetiap kursi itu memiliki koleksi film yang kece buat di tonton. Alias untung-untungan dapetnyaa hehe. Begitupun dengan koleksi musik, di bus ini tidak disediakan handsfee jadi kalau mau mendengarkan kalian harus menggunakan handsfree kalian sendiri. Tapi ini bisa menjadi alternatif sih kalau kalian mulai bosan di bus.
Ini dia snack-nya. Yummy ~
Ohiya Bus Gunung Harta ini juga banyak berhentinya kok. Selain di tempat makan, bus ini juga sempat beberapa kali berhenti biasanya di rest area gitu. Jadi buat kalian yang mau ke toilet, atau solat bisa banget kok. Lumayan lama berhentinya, 15 – 20 menitan. Bisa buat cari cemilan kalo kalian masih laper, atau sekedar meluruskan badan yang lumayan pegel duduk terus heuheu~
Satu kali makan berat di RM Duta rest area Ngawi (Banyuwangi - Bekasi)
Kalau misal kalian sendirian, jangn lupa bawa buku yah. Soalnya kalo abang lagi traveling sendirian, abang pasti nyisipin satu buku yang belum kelar dibaca. Cuma karena kali ini sama temen, yaa jadi banyak cerita aja selama perjalanan dengan temen.
07.30 WIB Sampai di Banyuwangi
Finally, touch down in Terminal Brawijaya, Banyuwangi
Fiuh setelah perjalanan panjang akhirnya abang sampai juga di Banyuwangi. Sobat jalan-jalan, biasanya kalau kalian naik bus nanti turunya di Terminal Brawijaya. Atau terminal paling akhir dalam trayek Bekasi – Banyuwangi. Nggak terlalu besar sih memang terminalnya dan nggak seramai terminal pada umumnya. Apa mungkin abang yang salah jadwal kali yaah, bukan musim liburan malah liburan hehe. Nggak lama, abang langsung menuju penginapan yang nggak terlalu jauh dari Terminal Brawijaya naik becak. Denger-denger sih ojol nggak boleh ambil penumpang disini, kecuali nge-drop. Jadi kalau mau pakai ojol harus jalan agak lumayan baru bisa diambil oleh ojol.
View this post on Instagram
Kalian pernah SKSD nggak sih sama orang biar bisa difotoin? _ Ini abang banget nih kalo traveling sendirian. Sebenernya pas di Kawah Ijen ini abang berdua sama temen, cuma karena dia kelelahan jadinya abang turun sendirian. _ Udah tau dong yah kalo sendirian itu selain nggak ada temen ngobrol, nggak ada temen yang mau ambilin foto juga. Yaudah deh mau nggak mau SKSD sama orang biar bisa diambilin foto wkwk _ Nggak apa-apa dong SKSD yang penting punya foto dan bisa punya kenalan baru. Fungsi travelingkan selain menjelajah tempat baru, kita pun harus punya teman baru. Yekaan? _ Yang udah pernah ke Kawah Ijen pati bakal tau rasanya memperjuangkan yang Indah itu nggak mudah~ eaaah _ Ohiyaa, ini foto #latepost yaa genks. Abang masih #dirumahaja. Kalian jugakan? _ Baca dan toton semua keseruan perjalanan saya di : 🔍 siipuljalanjalan.com 🎥 www.youtube.com/SyaifulBS _______________________________________________________ #kawahijen #bluefire #bluefireijen #kawahijenbanyuwangi #banyuwangi #banyuwangihits #banyuwangi_id #banyuwangitourism #explorebanyuwangi #siipuljalanjalandotcom #sunset #sunsetcandiijo #travelblogger #instamood #siipuljalanjalandotcom #lfl💛 #parekraf #exploresumsel #travelblogger #blogger #traveldaily #followforfollowback #jalanjalanseru #socialdistancing #physicaldistancing #tidakmudik #tidakpiknik
Masih kayak mimpi sih sebenernya bisa sampai di Banyuwangi. Sebuah destinasi yang dari dulu abang pengen datengin, dan nggak ada rencana khusus karena semua serba mendadak. Hihi ohiya untuk cerita selama di Banyuangi akan abang tulis di blog selanjutnya yaah. See you~
Kesimpulan Naik Bus Gunung Harta
Penampakan Bus Gunung Harta
Karena ini pengalaman pertama abang naik Bus Gunung Harta, ini dia menurut abang~
- Supirnya nggak ngebut dan ugal-ugalan selama perjalanan. Jadi ngerasa aman.
- Supir maupun staf yang bertugas di bus, mereka ramah dalam melayani.
- Ada beberapa fasilitas yang memang diperuntukan bagi customer-nya agar nyaman selama di bus. Cuma memang sepertinya jarang di upgrade lagi seperti koleksi film, musik, lubang charger, AC yang bocor, dan toilet yang agak menguap.
- Lebih efesien sih secara waktu dan biaya dibandingkan dengan Kereta Api yaah sobat jalan-jalan yang harus transit berkali-kali dan cukup makan waktu dan uang yang lumayan (kecuali ada promo atau udah hunting tiket dari jauh hari). Btw, sesuaikan dengan jarak yah. Misal Bekasi – Banyuwangi.
- Tiket masih bisa dipesan hingga min 30 menit jika masih ada seat yang kosong yah sobat jalan- jalan. Harus perhatikan juga masa-masa liburan yah.
- Kurisnya juga cukup luas dan nyaman
- Dan yang paling penting ada dispenser untuk isi ulang air minum. Karena kalo kemana-mana abang selalu bawa tumbler untuk refill air minum hehe
Ohiya, buat kalian yang mau naik Pool Gunung Harta Tol Bekasi Timur, ini dia maps-nya yah tinggal klik aja~
Banyuwangi salah satau destinasi imoianku nih bang, dan amazed banget baru tau bisa kesana dengan naek Bus plus dikasih review lengkap lg ttg Bus nya, mantaap. Bisa jadi alternatif ke Banyuwangi nih, makasih infonya Bang Ipul :) ReplyDelete
Wah, udah sampai Banyuwangi ya Bang? Saya blom. Naik bis itu dulu kesukaan saya karena memang adanya bis, tapi bisnya bis biasa. Kalau bis jarak jauh seperti Gunung Harta bagus ya? secara fisik dan layanannya. Blom pernah naik siih. ReplyDelete
Wuiiih 17 jam dalam bus? Pegaaal aku bayanginnya Pul hahaha ReplyDelete
Tapi, aku suka banget sama bus Gunung Harta ini, fasilitasnya lengkap juga ya ternyata. Penasaran pengen nyoba juga bus ini. Hehehe
Waaaah, Banyuwangi ya, pas gempa Lombok saya harusnya ke Banyuwangi, tapi karena nggak boleh sama orang tua, alhasil saya refund deh semuanya. Karena Lombok dan Banyuwangi lumayan jaraknya untuk getaran gempanya. Melihat postingan ini membuat saya ingin ke Banyuwangi lagi. 17 jam perjalanan pasti memberikan pengalaman yang seru dan terbayar saat ke Kawah Gunung Ijen ReplyDelete
Agak menguap itu toiletnya maksudnya baunya sampai ke dalam bis, ya? Lumayan juga kalau sampai kecium hihihi ReplyDelete
Duh 17 jam dalam bus, Jakarta-Banyuwangi. Kebayang pegalnya kayak apa. Pasti tidur, bangun, tidur lagi, terus bangun lagi. Emang sih ya kalau perjalanan jauh gitu enaknya naik kereta api. Syukurnya Banywangi cantik. Yang traveling ke sana pasti terhibur lah :) ReplyDelete
Keren...demi konten, santuy coba naik bus selama 17 jam. Tapi asikk kan ya naik bus, hehe...Yang penting akhir cerita travelingnya indah... ReplyDelete
Wah kok kecw sih bus Gunung Harta ini? Dibayangan aku, kalo naik bus itu ya capek dan nggak ada hiburan. Tapi lumayan ya Bang, bahkan bisa reffil air minum juga. Ihh asik amat. ReplyDelete
Jalan-jalan naik bus jarak jauh masih menjadi salah satu wishlist. Antara pengen tapi juga harus nyari bus yang sekiranya ama dan nyaman. ReplyDelete
Fasilitasnya mantap banget bang. Jadi inget pas ke Banyuwangi tahun lalu, 12 jam di kereta sampe pegel, eh ini 17 jam. Tapi mantep sih bisa dengerin musik atau nonton film. ReplyDelete
Btw aku iri lihat foto di Ijennya cerah
Seru bangeet, perjalanan yang cukup lama tapi menyenangkan dan berkesan pastinya ya. AKu bayangin kalau perjalanan jauh pakai Bis gini, aman gak ya bawa Anak-Anak? kebayang rusuhnya kayak apa, haha. Tapi suatu saat, kalau Anak2 udah cukup besar, mau banget nih nyobain Traveling kayak gini. Keindahan Indonesia sayang banget kalau gak dinikmati secara langsung kan ya :)) ReplyDelete
Kapan2 ajak umik jalan-jalan ya naak.. Nostalgia bolang masa muda hahaha. Btw cepet banget itu bekasi - banyuwangi 17 jam. Kayak bekasi - jogja lebih dikit hihihi ReplyDelete
Pegel ga itu Ipul naik bus 17 jam. Aku pernah naik bus 15 jam aja ke Jakarta pegel banget. Tapi kalau bareng-bareng seru kali ya. Next yuuk hehehe ReplyDelete
Dengan tarif segitu lumayan ya.. ReplyDelete
Perjalanan jauh dari ujung ke ujung dan fasilitas bis juga eksklusif gitu.
Tapi jujur Aku sih ga sanggup naik bus utk perjalanan jauh sampai belasan jam. Waktu ke Banyuwangi juga selalu naik Kereta
Duh!! Si abang seru banget jalan-jalan ke Banyuwangi. ReplyDelete
Jadi, pengen ikut ngetrip..
Waaaaaaah, 17 jam perjalanan naik bus itu bokong panas dong yach hahahah :) Gunung Harta tuh bus lamaaaa banget ya. AKu belum pernah coba, pernahnya Lorena dll. Iyadong kalau ga ada layar touch screen garing jadinya ga berkutik wkwkwkkwkw. Enak juga ada dispenser di dlm bus dan pasti ada toiletnya. Bekep hidung aja pas BAB/ BAK haha. ReplyDelete
17 jam naik bus, kalau nyamannya bus kaya begini mah jadi ga berasa bokong berasap. wkwkwk ReplyDelete
Banyuwangi itu indah banget yak.. Ikut dong bang klo ngetrip.. hahaa
Sebenarnya aku juga males kalo naik bus karena dulu pernah dapat pengalaman buruk, kecopetan HP di bis, jadi agak trauma sih, tapi kalau udah kepepet banget kayak kehabisan tiket kereta api ya mau gak mau harus naik bis. Duh aku belum pernah sama sekali ke Banyuwangi, rencana sih akhir tahun ini. ReplyDelete
Kebayang 17 jam di Bis. Tapi perlengkapannya komplit sih ya . Ga Akan takut kurang minum, Hiburan, colokan & toilet walaupun kurang pewangi hehhee. Boleh Juga sesekali dcoba Naik bis ke BWI ReplyDelete
Jadi kebayang nanti kalau naik bus ke BWI mesti nyiapin apa aja. Bawa tumbler buat isi ulang, tisu basah & hand sanitizer, masker, sama USB isi lagu ama film kali ya? ReplyDelete
Di musim pandemi ini perjalanan jauh malah lebih nyaman dan tenang naik bis dibanding pesawat terbang. Btw kalau bisnya nyaman dan fasilitasnya keren begini saya juga mau ke Banyuwangi naik bis. ReplyDelete
Waa..penasaran nih dg krindahan Slam Banyuwangi. Eh, 17 jam di bis..nggak laku tuh kaki, Bang? Hehe.. ReplyDelete
mantap bener solo travellingnya kak Ipul ini, aku malah belum pernah ke Banyuwangi, padahal dulu sering ke Sub hihi. Skrg rasanya Tangerang Banyuwangi berapa jam yak kalo naik bis itu tuh haha ReplyDelete
Baru ingin coba trayek bekasi banyuwangi. Dan berapa harganya ya di masa pandemi ini ??? ReplyDelete