Bahkan tren terkini sang pembajak semakin lihai menirukan gaya komunikasi layaknya admin sehingga membuat orang mudah percaya. Tidak sedikit korban yang hanya bisa mengadu di medsos sambil mewanti-wanti orang lain agar tidak ikut terjebak. (Baca juga: Meski Pandemi, Hewan Kurban Malah Semakin Ramai di Cisauk )
Baca Juga:
Senior Manager Information Security Blibli.com Ricky Setiadi menjelaskan, saat ini praktik e-commerce terbagi dua yaitu social commerce dan e-tailing. Social commerce artinya melakukan jual beli memanfaatkan medsos untuk bertransaksi.
"Saat ini memang lagi ramai orang menggunakan medsos sebagai lahan berjualan. Karena belum ada aturan main ketat dari penyedia platform. Keunggulannya mudah dalam bertransaksi, berinteraksi, untuk pemasaran, dan lainnya," ujar Ricky di Jakarta, Sabtu (1/8/2020).