Warganet Ramai Komentari Foto Sandiaga Uno, Kenapa?
Kolase foto Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno. | ISTIMEWA
AKURAT.CO, Warganet merasa janggal dengan foto Cawapres Sandiaga Uno bersama korban banjir di Makassar saat berkunjung ke Sulawesi Selatan.
Dalam foto yang viral di media sosial, khususnya Twitter dan Facebook, Sandiaga terlihat tengah berkomunikasi dengan salah satu korban banjir dengan badan berlumpur di bagian depan. Namun, di bagian punggung tampak bersih.
Warganet pun menduga bahwa kunjungan Sandiaga ke Makassar telah disetting. Diketahui Sandiaga mengunjungi korban banjir itu pada Sabtu (26/1/2019).
baca juga:
- Borneo vs PSM: Mendominasi, Juku Eja Harus Puas Berbagi Poin dengan Pesut Etam
- Dewan Keamanan PBB Kecam Serangan Bom di Gereja Katedral Makassar
- Ketum DPP LDII: Aksi Terorisme Jangan Dikaitkan dengan Agama
"Timses kurang koordinasi, belakang gak diarahkan biar gak difoto. Untuk korban, warga setempat jangan-jangan gak ada yang kenal?," ujar akun Twitter @andreyandreyka dikutip AKURAT.CO, Senin (28/1/2019).
Chandra Wirawan menduga bahwa foto yang disebar Timses Sandiaga ke media massa kurang obyektif. Sehingga wajar bila ada warganet yang merasa janggal.
"Ini fotonya buat kepentingan press release yang disebar ke media-media. Lihat caption foto yang ditulis "Timses Prabowo-Sandi". Kurang aware kalo ada netizen usil di sekitar sana yang foto bagian belalang si bapak itu ????," tulis Chandra menggunakan akun @chanwir_ seraya mentautkan emoji tertawa.
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya justru menduga masih banyak kejutan yang akan dibuat oleh timses Sandiaga. Sebab, sebelum foto korban banjir berbadan lumpur, sempat viral video emak-emak menangis di depan Sandiaga yang ingin meminta foto kepadanya. Padahal, wanita itu kader dari Partai Amanat Nasional (PAN).
"Bukan cuma nangis-nangis & "berlumpur setengah" itu aja yang settingan, moment emak-emak nyumbang pake amplop itu juga bisa diduga settingan, pas no 2-nya blusukan sering muncul, pas capresnya dateng gak pernah ada sumbangan :))," ujar Yunarto.
Sementara itu, akun @BimaVoetra mencoba meluruskan polemik korban banjir badan berlumur lumpur. Dia menilai lumpur sengaja dioleskan ke badan korban sebagai pengganti blur.
"Maaf cuma klarifikasi saja, itu lumpur sebagai ganti blur dari KPI soalnya itu bapak lupa pake kutang... Menghindari tayangan mesum," pungkas Bima.
Sebelumnya, Sandiaga Uno mengunjungi korban banjir di Kecamatan Tamalate, Kelurahan Mangasa, Jalan Malengkeri Lorong Zchar, Makasar, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/1/2019).
Sandi ingin kedatangannya tidak dikaitkan dengan kegiatan politik. Sebab, kunjungannya itu merupakan kegiatan kemanusiaan.
“Dengan banyaknya bencana di negeri ini. Saya bersama Prabowo Subianto, jika diberikan amanat melayani masyarakat akan membentuk kementerian penanggulan bencana, agar ada tindakan sebelum dan sesudah bencana. Indonesia terletak di ring of fire. Sudah saatnya kita punya kementerian untuk penanggulan bencana tersebut,” ucap Sandi.[]
Ketemu korban banjir bandang aja pake sandiwara segala. Itu badan depannya kotor, punggungnya bersih ????????????#KembaliSandiwaraUno pic.twitter.com/NrQhogImii — chandra wirawan (@chawir_) January 27, 2019