Ahok - 5 Proyek Digagas Ahok Kebanggaan Gubernur DKI hingga Diresmikan, Smart City Diakui Dunia
Ahok - 5 Proyek Digagas Ahok Kebanggaan Gubernur DKI hingga Diresmikan, Smart City Diakui Dunia
Proyek gagasan Ahok selanjutnya adalah Flyover Pancoran, Bintaro dan Cipinang Lontar.
Tanpa seremoni, Flyover Pancoran resmi dibuka Senin (15/1/2018), pengendara bermotor pun bebas melenggang bebas melintasi simpang Pancoran yang terkenal dengan kemacetannya itu.
Setahun lebih cepat dari waktu yang diperkirakan, yakni pertengahan tahun 2018, pembangunan flyover Pancoran, Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta selatan yang dibangun sejak pertengahan tahun 2016 lalu akhirnya rampung.
Bersamaan dengan hal tersebut, pembukaan Exit Pancoran Tol Dalam Kota yang semula ditutup sepanjang proyek pembangunan flyover Pancoran itu pun kini telah dibuka.
Pengguna tol dari arah Cawang yang semula harus keluar dari Exit Kuningan dan berputar jauh di simpang Kuningan apabila hendak menuju Kawasan Pancoran atau tebet kini dapat bebas melintas.
Sementara itu, peresmian Flyover Bintaro dan Flyover Cipinang Lontar diresmikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersamaan pada Jumat (16/3/2018).
Jalan Lintas Atas sepanjang 391 meter dan lebar 10 meter itu menghubungkan wilayah Kelurahan Pesanggrahan dan Bintaro yang sebelumnya dipotong perlintasan Kereta Api.
Ketika dimintai keterangan, Anies mengucap syukur atas telah dibangun dan diresmikannya dua proyek lintas atas tersebut.
Anies berharap, jalan lintas atas itu dapat mengurai kemacetan yang terjadi di perlintasan kereta api.
"Alhamdulillah hari ini lintas atas Bintaro dan Cipinang Lontar secara resmi dibuka dan digunakan, dua proyek di lintas atas ini diharapkan dapat membantu mengurai potensi kemacetan yang terjadi di lintasasn kereta api," kata Anies saat peresmian.
3. Underpass Mampang dan Matraman
Menyusul RT rampungnya Jalan Lintas Atas, pembangunan Lintas Bawah Mampang-Kuningan serta Lintas Bawah Matraman selesai dibangun dan diresmikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno pada tanggal 7 April 2018.
Simpang Mampang bertujuan untuk menghilangkan persimpangan tak sebidang sehingga diharapkan dapat mengurangi kemacetan pada beberapa perlintasan, yakni lalu lintas Barat – Timur di Simpang Kuningan yaitu pada Jalan Gatot Subroto :
– Dari Semanggi menuju Pancoran – Dari Pancoran Menuju Semanggi.
Lalu lintas Barat – Timur di Simpang Mampang yaitu pada Jalan Tendean – Dari Santa menuju Buncit – Dari Pancoran menuju Santa.
Lalu lintas Utara – Selatan melalui underpass antara Mampang ke/dari Rasuna Said.
Pembangunan Lintas Bawah ini juga bertujuan untuk mendukung pergerakan busway sehingga diharapkan busway dapat berjalan dengan lancar untuk mendukung transportasi umum.
Pembangunan underpass Mampang, dikerjakan oleh PT Adhi Karya sebagai kontraktor pelaksana dan PT Perentjana Djaja sebagai Konsultan MK. Panjang keseluruhan Lintas bawah yaitu 827 meter dan lebar 14 meter.
Struktur dinding penahan tanah dibuat dengan menggunakan struktur pondasi secant pile. Sistem drainase Lintas Bawah Mampang-Kuningan menggunakan 4 unit pompa yaitu 2 pompa utama dan 2 pompa penguras.
Secara kontraktual pekerjaan lintas bawah dapat diselesaikan pada 7 April 2018. Pada ramp lintas bawah yaitu pada area Jalan Rasuna Said, bersinggungan dengan Pembangunan LRT Cawang – Dukuh Atas.
Sementara Flyover Matraman-Salemba bertujuan untuk menghilangkan persimpangan sebidang sehingga diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas pada Simpang Matraman, yaitu Lalu lintas dari Barat (Manggarai/Jl. Tambak) yang menuju Jatinegara; Lalu lintas dari Barat (Manggarai/Jl. Tambak) yang menuju Jl. Pramuka Raya.
Pembangunan underpass Matraman dikerjakan PT. Jaya Konstruksi – Jakarta Rencana Selaras, KSO sebagai kontraktor pelaksana dan PT Perentjana Djaja sebagai Konsultan MK.
Panjang keseluruhan Lintas Bawah yaitu 670,1 meter dan lebar 7 meter.
Lintas bawah ini mempunyai konstruksi yang khusus karena bercabang dua yaitu dari arah Jalan Matraman Dalam bercabang ke arah Jalan Pramuka Raya dan ke Jalan Matraman Raya.
Struktur dinding penahan tanah dibuat dengan menggunakan struktur pondasi secant pile.
4. Kali Besar Kota Tua
Kotor dan tercemar selama puluhan tahun, revitalisasi Kali Besar Baru akhirnya selesai.
Kali yang semula hitam dan berbau itu telah resmi dibuka Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno pada Jumat (6/7/2018) pagi.
Sandi yang semula hanya meninjau proyek revitalisasi Kali Besar Baru itu kemudian berubah pikiran.
Tanpa persiapan ataupun seremoni khusus, dirinya yang mengetahui kondisi Kali Besar sudah cantik lantas membuka koridor kali untuk umum.
"Pagi ini, bersepeda dan lari pagi sekaligus meninjau proyek revitalisasi Kali Besar Baru di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Alhamdulillah, revitalisasi koridor Kali Besar ini telah selesai. Hari ini aksesnya telah kita buka untuk masyarakat umum, dan siap menyambut Asian Games," tulis Sandi lewat @sandiuno pada jumat (6/7/2018).
Revitalisasi yang dikerjakan menggunakan dana kelebihan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) PT Sampoerna Land sebesar Rp 260 miliar dengan skema Public Private Partnership (PPP) itu dilengkapi dengan sejumlah fasilitas.
Fasilitas tersebut antara lain, trotoar yang lebar lengkap dengan patung dan kursi serta taman dan dermaga apung di sepanjang Kali Besar.
"Setelah direvitalisasi, Kali Besar kini dilengkapi dengan trotoar lebar yang dihiasi instalasi patung dan juga kursi- kursi bagi para pengujung dan wisatawan. Lalu, trotoar juga dilengkapi dengan guiding block yang ramah bagi teman-teman difabel yang dilengkapi dengan taman apung yang berada di atas Kali Krukut yang kini tampak bersih," ungkap Sandi.
5. Kawasan Lapangan Banteng
Dikutip dari Kompas.com berjudul 'Revitalisasi Lapangan Banteng Yang Digagas Ahok dan Diresmikan Anies' pada Kamis (26/7/2018), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan ikon baru Jakarta tersebut pada Rabu (25/7/2018) malam.
Pada malam itu, Anies mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam revitalisasi ini.
"Alhamdulillah malam hari ini kita menyaksikan salah satu monumen penting di Indonesia telah berhasil di tata ulang. Saya harap tempat ini bukan sekadar sebagai bangunan yang indah dipandang, enak dinikmati, tapi jadi ruang bagi interaksi warga Ibu Kota," ujar Anies Baswedan.
Adapun revitalisasi Lapangan Banteng dibiayai menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) dan kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB) dari PT Rekso Nasional Food.
Sedangkan pembangunan pagar akan dilakukan dengan KLB yang ditargetkan selesai pada September 2018.
Baca: Robby Abbas Blak-blakan Beber Artis Wanita Jual Diri, Menikah dengan Pelanggan Pria Hidung Belang
Baca: Reaksi Kubu Prabowo, Pembebasan Terpidana Abu Bakar Baasyir, Jawaban Jokowi & Sudah Dibahas Setahun
Baca: Oknum Hakim Memalukan, Diduga Mesum dengan 2 Wanita Digerebek, Kasus Hakim Mandi dengan Istri Orang
Ahok - 5 Proyek Digagas Ahok Kebanggaan Gubernur DKI hingga Diresmikan, Smart City Diakui Dunia
Anies Baswedan
Ahok
Gubernur DKI Jakarta
proyek
Sandiaga Uno
simpang susun semanggi
Smart City
Kota Pintar
http://medan.tribunnews.com
pantau jakarta
|Oknum Hakim Memalukan, Diduga Mesum dengan 2 Wanita Digerebek, Kasus Hakim Mandi dengan Istri Orang|
|Nikita Mirzani Terkini - Nikita Mirzani Dipolisikan, Pelapor Medina Masih Saudara Suami Dipo Latief|
|Reaksi Kubu Prabowo, Pembebasan Terpidana Abu Bakar Baasyir, Jawaban Jokowi & Sudah Dibahas Setahun|