Senin, 10 September 2018 20:53Seorang Tewas,Curi Kerang, Nelayan Tanjung Balai Ditembak
Tiga nelayan asal Tanjung Balai, Sumatera Utara, ditembak aparat di perairan Rokan Hilir. Satu di antaranya meninggal dunia.
Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Tiga nelayan asal Tanjung Balai Kabupaten Asahan
Sumut ditembak di perairan Rohil akibat mencuri kerang. Satu diantaranya,
Manggor, meninggal dunia, luka tembak di dada, Agus, kritis, luka tembak di
bagian kepala sebelah kanan dan Iwan, luka tembak pada pinggul sebelah
kanan.
Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto, SH, SIK menjelaskan, Senin
(10/9/19), kejadian bermula Ahad (9/9/18) pukul 22.40 WIB telah terjadi
dugaan tindak pidana illegal fishing di tengah laut dan pengejaran serta
penindakan oleh Gakkum Satpolair Polres Rohil di peraian Panipahan
Kecamatan Pasir Limau Kapas dan perairan Pulau Halang Kecamatan Kubu titik
kordinat N. 02�26.772 - E. 100�38.191.
Personil Satpolair yang melakukan patroli laut di sepanjang
perairan Panipahan dan Kubu, lalu mendapatkan informasi dari masyarakat
tentang adanya kapal nelayan dari Sumatera Utara sebanyak 7 (tujuh) kapal
yang diduga mencuri hasil laut berupa kerang di wilayah perairan Kabupaten
Rokan Hilir.
Lalu personil Satpolair melakukan pengejaran terhadap kapal para
pelaku. Dikarenakan kapal Satpolair tidak memungkinkan untuk melakukan
pengejaran, personil Satpolair meminjam kapal masyarakat yang lebih besar
untuk melakukan pengejaran.
Setelah sampai di perairan sekitar Pulau Halang, personil Satpolair
melakukan penghadangan terhadap kapal dan melakukan tembakan peringatan ke
atas, namun tidak di hiraukan oleh para pelaku.
Selanjutnya kapal para pelaku berupaya menabrak kapal personil
Satpolair, hingga akhirnya di lakukan tindakan tegas dengan menembak ke
arah kapal para pelaku, tembakan mengenai badan kapal dan mengenai 3 (tiga)
orang pelaku.
�Satu orang diduga pelaku dinyatakan MD (meninggal dunia) karena
luka tembak di dada, 2(dua) orang luka tembak di kepala dan pinggul.
Kemudian kapal pelaku melarikan diri ke wilayah Panipahan,� jelas Kapolres.
Berdasarkan info dari Kapolsek Panipahan menurut Kapolres, pelaku
yang tertembak berada di puskesmas untuk berobat. Saat ini kapal dan para
pelaku di bawa ke Satpolair Polres Rohil di Bagansiapiapi.
Kapolsek dan Kanit Provost Polsek Panipahan saat ini membawa pelalu
yang MD dan terluka ke rumah duka di Sumatra Utara.
Kapolres menambahkan, selama ini sudah sangat sering kapal nelayan
dari luar wilayah Kabupaten Rohil masuk ke perairan Rohil untuk melakukan
pencurian ikan dan hasil laut lainnya, hal ini sangat meresahkan
masyarakat/nelayan Rohil.
Data pelaku,
1. Manggor (MD) luka tembak di dada.
2. Agus, (kritis) luka tembak bagian kepala sebelah kanan.
3. Iwan, Luka tembak bagian pinggul sebelah kanan.
4. Sumiran alias Sumpel (41), Pematang Baru Dusun II Kepenghuluan
Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung Kabupaten Asahan Provinsi Sumut.
5. Izil alis Geleng (34), Pematang Baru Dusun II Kepenghuluan
Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung Kabupaten Asahan Provinsi Sumut.
6. Nuryadi Syaputra alias Putra (23), Pematang Baru Dusun II Kepenghuluan
Perjuangan KecamatanTeluk Nibung Kabupaten Asahan Provinsi Sumut.
7. Zulkifli alias Ikip (24), Pematang Baru Dusun II Kepenghuluan Perjuangan
Kecamatan Teluk Nibung Kabupaten Asahan Provinsi Sumut.
8.Hery
9. Herman alias Emen (25), Pematang Baru Dusun II Kepenghuluan Perjuangan
Kecamatan Teluk Nibung Kabupaten Asahan Provinsi Sumut.
10. Karlan alias Alan.
11. Safrudin alias Udin (45), Pematang Baru Dusun II Kepenghuluan
Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung Kabupaten Asahan Provinsi Sumut.
Barang bukti, kapal penangkapan kerang milik Omsi (39), pengusaha nelayan
Jalan Kereta Api Kota Tanjung Balai Kecamatan Teluk Nibung Kabupaten Asahan
Sumut, ditambah kerang sebanyak 50 goni.***(nop)