DPRD DKI Jakarta Sebut Anies Baswedan Minta Wagub Lebih dari 1 Orang
Gubernur Anies Baswedan pernah menyampaikan keluh kesahnya soal dirinya yang hingga kini belum memiliki pendamping Wakil Gubernur.
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPRD DKI Jakarta non defenitif Pantas Nainggolan mengungkap, Gubernur Anies Baswedan pernah menyampaikan keluh kesahnya soal dirinya yang hingga kini belum memiliki pendamping Wakil Gubernur.
Bahkan, Pantas menyebut, Anies pernah menyampaikan bahwa ia membutuhkan lebih dari satu Wakil Gubernur.
"Dalam perjalanan sering juga Gubernur menyampaikan keluhan-keluhan memang butuh Wakil Gubernur yang lebih dari satu," ucapnya, Selasa (10/9/2019).
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta non defenitif Syarif mengatakan, secara pribadi dirinya mendukung bila Gubernur Anies memiliki lebih dari satu Wagub.
"Saya keluar domain saya ya. Usulan pengkayaan wacana sih boleh saja, kalau saya sih memang (setuju) harus dipertimbangkan revisi UU (Undang-undang) nomor 39 Tahun 1999 agar dibuat lebih dari satu Wagub," ujarnya.
UU nomor 39 tahun 1999 tentang tentang Daerah Khusus Ibu Kota Negara Republik Indonesia Jakarta ini sendiri mengatur bahwa Jakarta dipimpin oleh satu orang Gubernur dan Wakil Gubernur.
Ia pun menjelaskan, padatnya penduduk di Jakarta dan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang besar menjadi alasan dirinya menyambut positif wacana tersebut.
"(Jakarta) penduduknya padat, masalahnya berat, APBD besar. Maka perlua ada Wagub lebih dari satu," kata Syarif.
DPRD DKI Jakarta Usulkan Posisi Wagub Diisi Lebih dari 1 Orang: Itu Bagian dari Kekhususan DKI
|Diperiksa Terkait Kepemilikan Senjata Tajam, Kuasa Hukum Rizieq Shihab Sebut Hanya Klarifikasi|
|Sikap Penyerang Mabes Polri Selama Kuliah Dikenang Teman, Di-DO Kampus hingga Jadi Teroris Lone Wolf|
|Nangis Dini Hari di Pusara Makam ZA, Ibunda Penyerang Mabes Polri: Allah Memanggil Kamu|
|'Ma, Zakiah Keluar Sebentar' Kata ZA Pamit Sebelum Serang Mabes Polri, Keluarga Berniat Lapor Polisi|
|Tak Cuma Lewat Surat Wasiat, Teroris ZA Pamitan di WA Grup Keluarga, Isinya Buat Curiga Ayah Pelaku|