Kucing adalah hewan yang umumnya di pelihara oleh banyak orang. Hewan berbulu ini memang sangat menggemaskan, dengan hanya melihatnya banyak orang langsung terkesima dengan hewan berbulu ini.
Namun, bagi kalian yang baru memelihara kucing, mungkin bingung dengan kelakuan kucing yang selalu mengeong tanpa sebab.
Kali ini admin akan memberitahukan penyebab kucing sering mengeong. Simak ulasannya disini ya gaes!
Mengapa Kucing Sering Mengeong?
Sebetulnya banyak hal yang menyebabkan kucing mengeong, dan beberapa kucing rumah pun cenderung ada yang mempunyai sifat yang bawel dan vokal.
Tapi, misalkan kucing kalian yang tadinya pendiam dan tiba-tiba menjadi vokal, owner harus jeli loh. Bisa jadi si kucing sedang mengalami hal lain.
Menurut bestfriend.org, kucing biasanya lebih vokal ketika mereka berada di musim kawin. Memperebutkan teritori dan betina bisa menyebabkan kucing menjadi vokal. Tapi kucing yang biasa di rumah mungkin akan mengeong karena alasan lain.
Menurut Science Norway, seekor anak kucing akan banyak mengeong ketika mereka meminta makan dan perhatian induknya. Kebiasaan ini pun terbawa hingga kucing dewasa, mengeong adalah cara mereka mencari perhatian pada ownernya.
Beberapa kucing ras seperti Siamese juga termasuk kucing yang vokal daripada kucing ras lainnya.
Penyebab Kucing Terlalu Sering Mengeong
Perpindahan lingkungan, kehadiran hewan baru, musim kawin bisa membuat seekor kucing menjadi lebih vokal.
Pada banyak kasus, biasanya kucing mengeong karena mereka ingin diperhatikan. Bisa jadi juga karena mereka lapar, ingin keluar dan bahkan ingin minum.
Namun kalian perlu mewaspadai jika kucing kalian cenderung mengeong berlebihan.
Kucing Mengeong Terlalu Berlebihan
Kucing yang mengeong secara berlebihan biasanya dia mengalami kondisi khusus atau masalah medis.
Menurut dokter hewan Karen Sueda, kucing pun mengeong jika kesakitan, cara tersebut dilakukan si kucing agar dia merasa nyaman.
Namun, kondisi psikologis tertentu juga bisa membuat si kucing mengeong lebih banyak. Kondisi seperti cemas, frustasi, agresi dan perilaku lainnya bisa membuat kucing demikian.
Ada baiknya, ketika hewan peliharaan kalian berperilaku demikian, segera temui dokter hewan ya.
Cara Mengatasi Kucing Yang Sering Mengeong
Kucing yang mengeong namun bukan karena masalah medis biasanya tidak memerlukan perawatan khusus.
Cobalah keluarkan si kucing dari rumah, karena bisa jadi mereka mengeong karena bosan, ajak mereka bermain juga bisa dilakukan agar energi si kucing habis. Berikan pakan dan minum, bisa jadi mereka mengeong karena lapar.
Namun, jika kucing kalian menunjukan tanda vokal disertai agresi ketika disentuh atau di dekati, kemungkinan terjadi masalah fisik dan psikologis pada kucing kalian. Kalian bisa membawa kucing kalian untuk pemeriksaan lebih lanjut agar diketahui penyebabnya.
Akhir Kata
Itulah seputar informasi mengenai penyebab kucing sering sekali mengeong, semoga informasinya membantu kalian para pawrent.
Jika kalian ingin terus up to date dengan situs kami, jangan lupa klik lonceng di pojok kanan bawah untuk subskribe. Ikuti juga kami di Facebook, Instagram dan Youtube ya gaes!
Kami juga memiliki sekumpulan source code di Github. Terima kasih
saya pernah punya kucing, tapi hanya sebentar merawatnya, berawal dari sebuah insiden ketika nyetir mau pulkam, saya menabrak seekor kucing, karena rasa kemanusiaan saya bawa kucing tersebut, dan bawa ke dokter hewan. Jadi sepanjang perjalanan dari berangkat pulkam sampe kelar pulkam, saya bawa kucing itu. Akhirnya sembuh juga dia dari lukanya. Akhirnya kucing tersebut lengket sama saya, kemana saya pergi kucing itu selalu nempel di kaki saya. Namun karena saya merasa risih, saya sering dorong dia pakai kaki, Mungkin karena kucing itu tau saya nggak suka, akhirnya kucing itu minggat dan nggak balik lagi
Sebenernya emang harus gitu kalo memang gak pengen terlalu lengket. Kitanya kudu bisa batasin bray. Soalnya, kalo ngalah mulu tuh kucing pasti bakal nempel kek prangko gak minggat2 wkwkwk