TELENEWS.ID – Beberapa waktu lalu, sempat heboh tentang pemberitaan eks-atlet voli putri nasional, Aprilia Manganang, ternyata bergender laki-laki.
Hal itu bukan karena transgender. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh pihak RSPAD Gatot Subroto dan dijelaskan oleh pihak TNI, Aprilia Manganang yang berpangkat Serda (Sersan Dua) saat ini mengalami kelainan yang disebut Hipospadia.
Menurut berbagai sumber, Hipospadia adalah kelainan tidak normalnya letak lubang kencing laki-laki karena bawaan lahir.
Bayi yang lahir dengan kondisi Hipospadia memiliki lubang kencing yang terdapat di bawah penis sehingga fungsi penis tidak normal seperti pada umumnya. Sedangkan untuk bayi normal, lubang kencing terletak di ujung alat kelamin.
Pengidap Hipospadia pun mengalami kesulitan jika ingin kencing dalam posisi berdiri, situasi yang membuatnya lebih mudah jika dalam posisi duduk atau jongkok.
Kemudian berdasarkan informasi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, Hipospadia ada tiga jenis yaitu:
- Lubang penis terletak pada bagian bawah penis
- Kulit penis berlebihan di bagian atas penis
- Penis menekuk ke arah bawah
Penyebab Hipospadia
Berdasarkan informasi dari Mayo Clinic, Hipospadia disebabkan oleh gangguan tumbuh kembang bayi sejak dalam kandungan.
Ada hormon tertentu yang merangsang pembentukan penis pada janin laki-laki normal, namun kerusakan hormon yang dimaksud menjadi penyebab terjadinya Hipospadia.
Hipospadia lebih sering terjadi karena faktor genetik, namun lingkungan juga bisa memberi pengaruh, seperti:
· Usia ibu hamil di atas 35 tahun
· Ibu hamil terpapar zat tertentu
· Obesitas pada ibu hamil
· Hormon yang berlebih sebelum dan semasa ibu hamil
Untuk mengatasi atau menyembuhkan Hipospadia sejauh ini hanya bisa dilakukan dengan cara operasi.
Sebagai informasi tambahan, Hipospadia adalah kondisi langka dan memiliki perbandingan 250:1 dari kelahiran bayi laki-laki. (Dhe)