Pertemuan dengan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dimanfaatkan Gubernur DKI, Anies Baswedan, untuk memaparkan sederet masalah. Dia berharap ada perubahan aturan di pusat untuk menyelesaikan masalahnya itu.
Pertemuan keduanya berlangsung pada Rabu (10/3/2021) pagi. Luhut Binsar Pandjaitan sempat menceritakan isi pertemuan itu lewat unggahan di media sosial.
Luhut menceritakan Anies Baswedan datang karena ingin berbincang mengenai sejumlah masalah pengembangan wilayah dan percepatan pembangunan infrastruktur di DKI Jakarta. Sebenarnya, gubernur yang ditemui Luhut bukan hanya Anies. Dia mengaku sempat berbincang dengan Gubernur Jateng, Jabar, Banten, Jatim, dan DIY.
Di awal pertemuan, Anies Baswedan berkata 'Pak Luhut, I come to you with menu of problem'. Luhut pun siap bersama-sama mencari solusinya.
"Karena prinsip dan banyak pengalaman 'problem solving' yang saya lakukan, termasuk dalam kaitannya dengan program-program kerja pemerintah," tulis Luhut.
Ada 3 topik permasalahan yang disampaikan Anies yaitu pengendalian banjir, pengembangan transportasi, dan pariwisata. Isi lebih rinci terntang pertemuan keduanya pun diungkap Anies Baswedan. Anies mengatakan pertemuan itu merupakan pertemuan lanjutan usai keduanya rapat lewat video conference pada Selasa (9/3) lalu.
"Jadi kemarin bertemu dengan Pak Luhut itu sebetulnya follow up pertemuan. Pertemuan pertamanya hari Selasa lewat vicon. Lalu di vicon itu saya bilang, 'saya datang saja Pak ke kantor'. Jadi saya memberikan kepada Pak Luhut daftar masalah-masalah yang ada di pemerintah pusat," ujar Anies saat ditemui detikcom di Kebon Sirih, Menteng, Jakpus, Kamis (11/3/2021).
Selengkapnya soal masalah yang disampaikan Anies ke Luhut ada di halaman berikutnya.
Simak juga 'Blak-blakan Ketua Pansus Banjir 'Tembak' Kebijakan Anies':