PERCUT SEITUAN, metro24jam.com – Warga di Desa Bandar Khalipah, khususnya di kawasan Pasar 4, Jalan Usman Siddik, Dusun 17, Kecamatan Percut Sei Tuan, merasa was-was lantaran aksi pencurian sepedamotor dari halaman rumah warga kian marak. Para maling itu juga tak segan-segan untuk beraksi di halaman masjid.
Beberapa hari lalu, salah seorang maling berhasil menggondol 1 unit sepedamotor dari depan rumah salah seorang warga di sana. Meski begitu, peristiwa tersebut belum dilaporkan ke polisi, karena warga masih berusaha melakukan pencarian sendiri.
Namun, aksi serupa kembali terjadi. Kali ini, maling beraksi di halaman Masjid Taqwa di Jalan Usman Siddik, Pasar 4 Timur, tepatnya di simpang Jalan Bejo, Kamis (13/12/2018) kemarin.
Maling tersebut berhasil melarikan sepedamotor milik Nazar (49), warga Jalan Benteng Hilir, Dusun 17, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Nazar kehilangan Honda Verza BK 5428 AEW warna putih di parkiran masjid tersebut saat menunaikan sholat subuh, sekira pukul 05.30 Wib.
Aksi itu terekam CCTV masjid. Pelaku terlihat beraksi seorang diri, setelah menyelinap masuk dan memilih-milih sepedamotor yang berada di parkiran saat warga sedang menunaikan shalat subuh.
“Padahal stang kreta saya terkunci, malah saya gembok lagi cakram depannya. Saya dan para jamaah lain sedang melaksanakan shalat subuh,” cerita Nazar kepada wartawan, Sabtu (15/12/2018) siang.
Dalam rekaman itu terlihat, pria dengan ciri kurus tinggi mengenakan jaket panjang, topi serta sepatu, berhasil membuka gembok sepedamotor yang terpasang di cakram depan. Selanjutnya, pelaku merusak kunci kontak dengan kunci T.
Selanjutnya, dengan santai pelaku mendorong sepedamotor curiannya dari parkiran masjid, lalu kabur.
Menurut Nazar, kawasan tempat tinggalnya memang mulai diintai maling. Beberapa bulan belakangan ini, pencurian kerap terjadi di sana.
“Semakin rawan kampung kami karena banyaknya pengguna narkoba juga di sini. Beberapa warga juga baru-baru ini sering kehilangan. Saya aja udah 2 kali kehilangan kreta dalam dua bulan ini,” kata Nazar.
Dia berharap agar polisi lebih sering melakukan patroli di kawasan Pasar 4. Kepada pihak pemerintah desa, Nazar juga berharap agar ronda kampung kembali digalakkan.
“Saya rasa pelakunya bukan orang sini. Namun saya berharap agar polisi menyelidikinya dan bisa cepat menangkapnya,” harap korban.
Senada juga yang dikatakan warga lainnya bernama Miss (58). “Tadi malam aja ada 2 orang gak dikenal datang ke warung saya mau beli rokok, tapi saya sudah tutup. Kami curiga. Untungnya, ada anak-anak di sini yang jaga di warung saya ini,” bebernya.
Menuruti saran warga desa, Nazar kemudian melaporkan pencurian itu ke Polsek Percut Sei Tuan dengan bukti lapor nomor: STTLP/2568/XII/2018/SPKT Percut.
Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri saat dikonfirmasi, membenarkan kejadian itu. Pihaknya berjanji akan meningkatkan patroli dan menyelidiki pelaku. “Kasusnya masih kita selidiki ya,” katanya. (asn)