Pemain bulu tangkis putri asal Turki, Neslihan Yigit, sejauh ini belum dipaksa mundur dari All England 2021, meski ia berangkat dengan pesawat yang sama dengan tim Indonesia dari Istanbul ke Birmingham. Situasi ini berbalik dengan kontingen Indonesia.
ADVERTISEMENT
Humas PP PBSI, Fellya Hartono, membenarkan tim Indonesia satu pesawat dengan Neslihan Yigit dan pelatihnya. Jawaban dari BWF soal status Neslihan hingga kini adalah masih menunggu konfirmasi.
Sementara itu, Neslihan sendiri masih bisa memainkan satu laga tunggal putri All England kontra wakil Prancis, Marie Batomene, Rabu (17/3) waktu setempat dan menang tiga gim. Berikutnya, jika tak ada perubahan, ia akan melawan Akane Yamaguchi asal Jepang.
Lantas, siapa sebenarnya Neslihan Yigit dan seperti apa sepak terjangnya?
Neslihan Yigit lahir di Bursa, Turki, pada 26 Februari 1994. Ketika bermain, ia biasa menggunakan tangan kanannya. Postur tubuh jangkung, sekitar 178 cm, menjadi salah satu keunggulannya.
ADVERTISEMENT
Yigit sudah berprestasi sejak belia. Ia meraih medali perak di sektor tunggal dan ganda Kejuaraan Eropa U-17 2009 di Medvode, Slovenia. Dua tahun berselang, di Kejuaraan Internasional 2011 di Spanyol, ia mencapai semifinal di sektor tunggal, menyabet juara ganda putri, dan menjadi runner-up di ganda campuran.
Saat bermain sebagai ganda putri, Yigit biasanya dipasangkan dengan Oezge Bayrak dan mereka beberapa kali mengukir prestasi bersama. Peringkat terbaik mereka adalah posisi 28 ranking dunia ganda putri BWF per 20 Agustus 2015.
Posisi itu lebih baik ketimbang prestasinya saat bermain sendiri. Sebagai tunggal putri, Yigit hanya pernah sempat mencapai urutan 29 dunia dan kini turun lagi ke 30 dunia.
Walau begitu, sepak terjangnya sebagai tunggal putri tak bisa diremehkan. Dia tercatat sebagai pemain bulu tangkis Turki pertama untuk yang bermain di Olimpiade.
ADVERTISEMENT
Sebagai atlet yang berasal dari negara mayoritas Islam, Neslihan Yigit juga pernah unjuk gigi di Islamic Solidarity Games 2013 di Palembang, Indonesia.
Kala itu, ia memenangi medali emas tunggal putri dan medali perunggu bersama tim nasional Turki. Pada tahun yang sama, ia memenangi medali emas tunggal dan ganda putri di Mersin Mediterranean Games.