Jadi, ketika anak kedua mereka, Vinicius, juga diharapkan terlahir seperti ayah dan kakaknya.
Alessandro dan Katia berharap, putra-putra mereka kelak bisa menggunakan ekstra jarinya untuk hal-hal yang bagus.
Contohnya, saudara mereka Joao Assis menjadi seorang penjaga gawang atau Maria Morena yang menggunakan ekstra jarinya untuk bermain piano.
Katia bercerita, mereka tahu Vinicius adalah seorang bayi laki-laki saat dirinya hamil 13 bulan.
Baca: Seram, Makeup Artist Ini Ubah Wajah Cantiknya Menjadi Monster Mengerikan, Bikin Susah Tidur!
Baca: Pakaiannya Dihina Netizen, Kali Ini Nindy Marah, Jangan Suka Berbicara Seenaknya
Sejak saat itu mereka berharap bayi tersebut akan memiliki 6 jari pula.
Alessandro menambahkan, sejak Vinicius lahir, mereka menyadari jari tangannya berfungsi sempurna.
Bayi mereka mencoba memegang sesuatu, jadi jari-jari tangannya bekerja dengan normal.
Sindrom genetika yang menyebabkan orang terlahir dengan ekstra jari tangan dan jadi kaki disebut polydactyly.